Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira! Lansia Bakal Dapat Makan Gratis Setiap Hari, Simak Syarat dan Skema Terbarunya

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 21:14 WIB | Oleh:
Kabar Gembira! Lansia Bakal Dapat Makan Gratis Setiap Hari, Simak Syarat dan Skema Terbarunya Doc: ANTARA/HO-Kemendukbangga/BKKBN.
Ket. Seorang petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tengah menyiapkan MBG yang akan disalurkan kepada sasaran ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) tengah mematangkan skema penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang khusus menyasar kelompok lanjut usia (lansia) dan penyandang disabilitas. 

Sinergi lintas instansi ini bertujuan untuk memastikan pemenuhan gizi harian bagi warga senior, terutama mereka yang telah berusia di atas 75 tahun dan hidup sebatang kara, dapat terlayani secara tepat sasaran melalui integrasi data nasional yang akurat.

Kepala BGN, Dadan Hindayana saat dihubungi melalui pesan singkat di Jakarta, Rabu, menyampaikan pihaknya tengah mematangkan konsep penyaluran MBG tersebut.

"Sedang dimatangkan dengan Kemensos," kata Dadan.

Sementara itu, Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang menyatakan saat ini penyaluran MBG untuk lansia masih menjadi kewenangan Kemensos, mengingat instansi tersebut selama ini juga telah memiliki pengalaman dengan program permakanan lansia.

"MBG untuk lansia itu yang menangani Kemensos," ucap Nanik.

Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos), Saifullah Yusuf mengemukakan penetapan penerima manfaat MBG bagi lansia dan penyandang disabilitas akan dilakukan melalui proses asesmen berbasis data Kemensos dan pemerintah daerah. Data tersebut kemudian disahkan oleh kepala daerah sebelum diserahkan kepada BGN sebagai dasar pelayanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Menurut Saifullah, sasaran utama program ini adalah lansia berusia di atas 75 tahun yang tinggal sendirian serta penyandang disabilitas yang memiliki keterbatasan akses terhadap pemenuhan gizi harian.

Selain perluasan layanan dapur, program MBG bagi lansia dan penyandang disabilitas juga akan diperkuat dengan penyediaan tenaga pendamping atau caregiver yang akan dilatih secara bertahap untuk mendukung distribusi dan pendampingan di lapangan.

Dalam skema pembagian peran, BGN akan menjadi penanggung jawab utama penyediaan makanan dan pengelolaan anggaran, sementara Kementerian Sosial bertugas menyiapkan petugas lapangan, sistem distribusi, serta pendampingan bagi lansia dan penyandang disabilitas penerima manfaat.

"Program MBG lansia dan penyandang disabilitas akan dipusatkan di BGN. Sedangkan Kemensos berperan menyiapkan petugas dan sistem distribusi makanan. Anggarannya nanti kita jadikan satu di BGN, sementara kami menyiapkan yang mengantarkan, yang merawat," kata Saifullah Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman
    Preview komentar:
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
    Bank Panin error hari ini Nomor WhatsApp resmi ...
  • 'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika
    Preview komentar:
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
    Bagaimana cara menghubungi call center Bank Panin Nomor WhatsApp ...
  • Prakiraan Cuaca Jakarta Cerah Berawan pada Minggu (23/8), Suhu Capai 26 hingga 31 Derajat Celcius
    Preview komentar:
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan Nomor ...
    Bagaimana solusi jika kartu ATM Bank Panin tertelan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Ekonomi
Harga BBM Pertamina, Shell,...
Megapolitan
Tabrakan Beruntun di Tol Se...
Rona
Belajar Bisnis dari Kisah Y...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.