Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

AS Usik Inggris Terkait Kepulauan Falkland

3 Rabu, 02 Sep 2026, 02:15 WIB | Oleh:
AS Usik Inggris Terkait Kepulauan Falkland AS Usik Inggris Terkait Kepulauan Falkland Doc: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI
Ket. Donald Trump

WASHINGTON DC – Presiden Donald Trump pada Senin (31/8) mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) sedang meninjau kembali posisinya terkait Kepulauan Falkland, setelah muncul laporan bahwa Washington DC mengancam akan menentang kedaulatan Inggris atas kepulauan itu jika negara itu tidak meningkatkan anggaran pertahanannya.

Ancaman Trump terkait kepulauan di Atlantik selatan yang menjadi penyebab perang antara Inggris dan Argentina pada tahun 1982 itu, termasuk di antara langkah-langkah yang sedang disusun oleh Pentagon untuk memberi insentif kepada sekutu NATO agar memenuhi janji pengeluaran pertahanannya, seperti yang dilaporkan Daily Telegraph pekan lalu.

"Saya selalu meninjau setiap posisi. Itu hanya salah satu dari sekian banyak," kata Trump kepada wartawan di Ruang Oval ketika ditanya apakah AS sedang meninjau posisinya mengenai Kepulauan Falkland.

Ketika ditanya apakah ia menginginkan pemerintah Inggris pimpinan Perdana Menteri Andy Burnham untuk meningkatkan janji pengeluaran saat ini, Trump menjawab: "Inggris memiliki beberapa masalah, tetapi masalah itu akan terselesaikan."

Washington DC secara resmi mengakui administrasi de facto Inggris atas Kepulauan Falkland, yang oleh Argentina disebut Las Malvinas, tanpa memihak pada klaim kedaulatan yang saling bertentangan.

Namun tinjauan Pentagon yang bertujuan untuk membuat sekutu AS mencapai target pengeluaran pertahanan 5 persen, bisa menarik perhatian Inggris apabila jika disertai ancaman untuk menentang kedaulatan Inggris secara terang-terangan, kata Telegraph.

Walau konflik atas Kepulauan Falkland itu terjadi empat dekade lalu, tensi antara Inggris dan Argentina hingga kini masih tinggi dan kian memanas setelah tim sepak bola Argentina membentangkan spanduk bertuliskan "Kepulauan Falkland adalah milik Argentina" usai mengalahkan Inggris 2-1 di semifinal Piala Dunia awal tahun ini. SB/AFP/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Olahraga
Harry Kane Rela Tukar Ballo...
Ekonomi
Banjir Rendam Lahan Bawang ...
Advertisement
Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

Polemik Kadar Emas, Konsumen Soroti Perbedaan Hasil Pengujian

02 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.