Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekraf di Jakarta Potensial Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 20:04 WIB | Oleh:
Ekraf di Jakarta Potensial Jadi Sumber Pertumbuhan Ekonomi Baru Doc: ANTARA/Lia Wanadriani Santosa
Ket. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan dalam pembukaan Jakarta Youth Film Festival 2026 di kawasan Jakarta Pusat, Selasa (3/2).

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta mengemukakan ekonomi kreatif (ekraf) di Jakarta potensial untuk didorong lebih tinggi sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru mengingat pertumbuhannya yang terus tumbuh namun pangsanya masih rendah.

Kepala Kantor Perwakilan BI DKI Jakarta, Iwan Setiawan menyampaikan pertumbuhan ekonomi kreatif di ibu kota tercatat 8,13 persen pada 2024, dan meningkat menjadi 9,42 persen pada 2025.

"Share-nya terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) DKI Jakarta, ekonomi kreatif itu hanya 11,53 persen. Ini sebetulnya kami melihat ruang improvement-nya sangat banyak. Sangat besar peluangnya untuk kita dorong pertumbuhan ekonomi kreatif dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi DKI Jakarta," kata dia di Jakarta, Selasa (3/2).

Faktor lain yang menguatkan bahwa ekraf khususnya subsektor perfilman dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru, yakni efek pengganda terhadap sektor lain seperti kuliner, transportasi, perhotelan, fesyen hingga rumah produksi.

"Kami yakin bahwa (eknomi kreatif) ini akan mendorong pertumbuhan ekonomi akan lebih cepat lagi," kata Iwan.

Disebutkannya, ekonomi kreatif khususnya di dunia perfilman juga akan mampu menyerap tenaga kerja, terutama generasi muda yang dari sisi populasi berjumlah lebih dari 50 persen.

Dia berharap ekraf di Jakarta bisa mencapai kesuksesan seperti di barat (Hollywood) dan Negeri Ginseng (Korea Selatan). "Kita harapkan nanti lensa dunia itu akan beralih ke Jakarta," kata dia.

BI DKI Jakarta pun mendukung pengembangan perekonomian khususnya ekonomi kreatif Jakarta, salah satunya melalui perhelatan Jakarta Youth Film Festival 2026.

“Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga ruang kolaboratif bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas sekaligus menyelaraskan potensi talenta dengan arah pembangunan kota," kata Iwan.

Adapun Jakarta Youth Film Festival (J-Youth Film Fest) ditujukan bagi pelajar dan mahasiswa. Penyelenggaraan ajang ini menandai dimulainya rangkaian acara Jakarta Kreatif Festival (JKF) 2026.

Ini juga merupakan keberlanjutan pengembangan ekonomi kreatif di Jakarta melalui penyusunan rekomendasi kebijakan bersumber dari ide, gagasan, dan inovasi yang dihimpun dalam Jakarta Economic Forum (JEF) 2026. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

Penyanyi Emka 9 Kanaya Whu Meninggal Dunia di RSHS, Dedi Mulyadi Ungkap Sempat Berjuang Melawan Kanker

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.