Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tekan Impor Energi, PGN Percepat Ekspansi Jargas Batam

📅 Minggu, 01 Feb 2026, 22:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tekan Impor Energi, PGN Percepat Ekspansi Jargas Batam Doc: istimewa
Ket. Pemerintah bersama PT. Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus mempercepat pengembangan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Batam sebagai bagian dari strategi transisi menuju energi bersih serta mengurangi ketergantungan terhadap energi impor

JAKARTA – Pemerintah bersama PT. Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus mempercepat pengembangan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Batam sebagai bagian dari strategi transisi menuju energi bersih serta mengurangi ketergantungan terhadap energi impor. Program ini ditetapkan sebagai pilot project nasional yang nantinya akan direplikasi ke berbagai kota lainnya di Indonesia.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan Danantara kepada PGN untuk memfokuskan bisnis pada sektor midstream dan downstream gas, guna mendorong perluasan layanan gas bumi melalui jargas.

“Untuk PGN, kita akan mulai tahun ini melakukan pipanisasi sampai ke rumah-rumah. Kita coba dulu di satu kota (Batam) sambil kita review,” ujar Chief Operating Officer Danantara Indonesia, Dony Oskaria, (28/1).

Direktur Komersial PGN, Aldiansyah Idham, menegaskan bahwa PGN berkomitmen mendukung upaya Pemerintah dalam penyediaan energi yang lebih bersih, aman, dan terjangkau bagi masyarakat. “Setelah implementasi di Batam berjalan dan dievaluasi, PGN akan melanjutkan pengembangan jargas di kota-kota lainnya dengan mempertimbangkan kesiapan suplai, infrastruktur, serta kebutuhan pasar,” jelas Aldi, Minggu (1/2)

Hingga akhir Desember 2025, jumlah pelanggan jargas rumah tangga di Batam mencapai 8.829 pelanggan. Pada tahun 2026, PGN menargetkan tambahan 10.000 sambungan rumah (SR) yang mencakup perluasan jaringan di tiga kecamatan, yakni Batu Aji, Sagulung, dan Batam Kota. Pembangunan direncanakan mulai Maret 2026 dan akan dilaksanakan secara bertahap.

Pengembangan ini merupakan bagian dari rencana belanja modal (capex) PGN sebesar US$353 juta untuk tahun 2026, di mana 62% dialokasikan untuk penguatan sektor midstream, downstream dan lainnya.

“Kami berharap pengembangan jargas ini tidak hanya meningkatkan akses energi bersih, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat serta mendukung percepatan transisi energi nasional,” tutup Aldi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Setelah AGI, Dunia Harus Si...

Masa Depan Bursa Dipertaruhkan

47 menit yang lalu | Lukman

Ekonomi
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Luar Negeri
Prancis Konfirmasi Kasus Eb...
Rona
Data Biometrik SIM Benarkah...
Daerah
Perilaku Konsumtif dan Kebi...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.