Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Keran Siap Minum, Air Kotor Kini Disulap Jadi Jernih dan Aman Dikonsumsi

📅 Kamis, 29 Jan 2026, 11:27 WIB | Oleh:

Sementara itu, puluhan ribu keluarga lainnya memilih bertahan di rumah masing-masing meski berada dalam kondisi tidak sepenuhnya aman.

Kerusakan fisik meluas hampir ke seluruh sendi kehidupan masyarakat. Lebih dari 75 ribu rumah terdampak dengan tingkat kerusakan bervariasi, dari ringan hingga rusak berat.

Jalan sepanjang ratusan kilometer ikut rusak, jembatan terputus, serta tanggul sepanjang 4 kilometer lebih mengalami kerusakan yang mengancam akses dan keselamatan warga.

Fasilitas publik pun tak luput dari terjangan banjir. Ratusan fasilitas layanan kesehatan, sekolah, pasar, perkantoran, hingga sarana ibadah terdampak, sebagian di antaranya rusak berat. Kondisi ini membuat pelayanan dasar masyarakat terganggu dan memperlambat pemulihan aktivitas sosial.

Sektor ekonomi warga ikut terpukul keras. Ribuan hektare sawah dan kebun terendam, lahan perikanan rusak, serta lebih dari 137 ribu ekor ternak terdampak. Ruko, kios, dan pasar yang menjadi nadi ekonomi masyarakat juga mengalami kerusakan, membuat banyak keluarga kehilangan sumber penghidupan.

Data ini bukan sekadar deretan angka, melainkan potret nyata perjuangan masyarakat Aceh Tamiang untuk bangkit. Di tengah kerusakan dan duka, semangat gotong royong, solidaritas, dan harapan terus tumbuh menjadi modal utama untuk memulihkan kembali kehidupan yang sempat terhenti oleh banjir.

Keran air bersih dan siap minum itu merupakan misi kemanusiaan sesuai perintah Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pertahanan agar hadir dalam mengatasi bencana banjir Aceh salah satunya di Kabupaten Aceh Tamiang.

Kini, Aceh Tamiang perlahan menata langkah untuk bangkit. Data kerusakan menjadi pijakan untuk pemulihan, sementara solidaritas, gotong royong, dan kehadiran layanan dasar seperti keran siap konsumsi menjadi fondasi kebangkitan.

Keran air siap minum dari RO Kemhan dan Unhan adalah langkah nyata kehadiran negara menyalakan harapan, menguatkan ketahanan warga, dan menjadi simbol awal kebangkitan dari duka dan kerusakan pascabencana banjir Aceh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Belgia Tak Bisa Lepas dari ...
Daerah
UMKM di Subang Didominasi S...
Luar Negeri
Oposisi Norwegia Tuntut Spa...

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.