Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

BMKG: El Nino 2026 Kategori Kuat Picu Kemarau Lebih Panjang dan Kekeringan

29 Selasa, 04 Agu 2026, 16:00 WIB | Oleh:
BMKG: El Nino 2026 Kategori Kuat Picu Kemarau Lebih Panjang dan Kekeringan BMKG: El Nino 2026 Kategori Kuat Picu Kemarau Lebih Panjang dan Kekeringan Doc: ANTARA
Ket. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena El Nino 2026 telah mencapai kategori kuat dan masih berpotensi meningkat menjadi sangat kuat. Kondisi tersebut diperkirakan memicu musim kemarau yang lebih kering dan lebih panjang di sejumlah wilayah Indonesia.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan fenomena El Nino 2026 telah mencapai kategori kuat dan masih berpotensi meningkat menjadi sangat kuat. Kondisi tersebut diperkirakan memicu musim kemarau yang lebih kering dan lebih panjang di sejumlah wilayah Indonesia.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani mengatakan, berdasarkan hasil pemantauan terbaru, El Nino saat ini memiliki indeks ENSO sebesar +1,59. Angka tersebut menempatkan fenomena iklim tersebut pada kategori kuat berdasarkan anomali suhu permukaan laut di wilayah Nino 3.4.

"Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, kondisi El Nino saat ini telah berada pada kategori kuat yang ditunjukkan oleh anomali suhu permukaan laut di wilayah Nino 3.4. Kami menggunakan data periode Mei, Juni, dan Juli yang menunjukkan El Nino dengan indeks ENSO +1,59 berada pada posisi kuat yang berpotensi menjadi sangat kuat," kata Kepala BMKG dalam Dialog Nasional yang diselenggarakan Kementerian PPN/Bappenas di Jakarta, Selasa.

BMKG menjelaskan pihaknya telah memberikan peringatan dini mengenai potensi El Nino sejak pertengahan Maret 2026 ketika fenomena tersebut masih diproyeksikan berada pada kategori moderat. Selanjutnya, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada 2 Juni 2026 menetapkan El Nino telah aktif.

Menurut BMKG, El Nino menyebabkan penurunan curah hujan di sebagian wilayah Indonesia sehingga musim kemarau menjadi lebih kering dan berlangsung lebih lama dibandingkan kondisi klimatologis normal. Curah hujan pada Agustus hingga September 2026 diperkirakan berada pada kategori rendah hingga sangat rendah.

Meski demikian, BMKG memperkirakan Indonesia mulai memasuki musim hujan pada pertengahan Oktober 2026. Seiring datangnya musim hujan, pengaruh El Nino terhadap curah hujan di Indonesia diperkirakan akan berangsur melemah.

"Begitu musim hujan terjadi, pengaruh El Nino di Indonesia sudah tidak signifikan," ujarnya.

BMKG memperkirakan El Nino yang mulai aktif sejak Juni 2026 akan berlangsung selama sekitar sembilan hingga 12 bulan atau hingga sekitar Mei 2027. Namun, durasi tersebut tidak berarti seluruh wilayah Indonesia akan mengalami musim kemarau sepanjang periode tersebut.

Dampak El Nino juga diperkirakan tidak merata di setiap daerah. Wilayah di selatan garis khatulistiwa, seperti Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Bali, Pulau Jawa, dan Sumatera bagian selatan diprediksi mengalami musim kemarau yang lebih kering dan lebih panjang dibandingkan rata-rata klimatologis.

Sementara itu, kawasan seperti pantai barat Sumatera dan Kalimantan bagian utara diperkirakan tidak mengalami penurunan curah hujan secara signifikan karena memiliki pola hujan yang berbeda. Perbedaan karakteristik iklim tersebut membuat dampak El Nino bervariasi di setiap wilayah.

BMKG menilai fenomena El Nino berpotensi memengaruhi berbagai sektor, mulai dari pertanian, penyediaan air bersih, pengelolaan waduk dan irigasi, kebakaran hutan dan lahan, energi, kesehatan, perikanan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat. Untuk mengantisipasi dampaknya, BMKG bersama kementerian dan lembaga terkait telah melakukan berbagai langkah, termasuk operasi modifikasi cuaca guna mengisi bendungan yang mengalami penurunan kapasitas air serta mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Pawai budaya HUT Papua Barat

46 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pawai budaya HUT Papua Barat
Megapolitan
Peringatan Hari Sumpah Pemu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

Sulawesi Investment and Business Forum 2026 Tawarkan 43 Proyek Potensial ke Investor

29 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.