Sinergi Fiskal dan Moneter Harus Topang Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
📅 Rabu, 28 Jan 2026, 01:11 WIB | Oleh: Tim RedaksiTantangan penting lainnya ialah penguatan kolaborasi kebijakan moneter dan fiskal. Sinkronisasi kedua instrumen tersebut dinilai bukan perkara mudah karena saling melengkapi, tetapi juga berpotensi saling mendominasi jika tak dikelola dengan baik.
Sebab itu, diperlukan keseimbangan yang tepat agar kebijakan fiskal dan moneter berjalan harmonis, saling mendukung stabilitas ekonomi, serta tak menimbulkan distorsi kebijakan.
“Dengan demikian, tugas Deputi Gubernur tidak hanya berfokus pada stabilisasi nilai tukar, tetapi juga memastikan terbangunnya koordinasi kebijakan yang solid bersama Dewan Gubernur. Upaya ini menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan pasar, memperkuat fundamental ekonomi, serta menciptakan stabilitas makroekonomi yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!