Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Musim Hujan Masih Panjang, Daerah-daerah Mulai Perbanyak Stok Pangan Hadapi Bencana

📅 Rabu, 28 Jan 2026, 13:18 WIB | Oleh:
Musim Hujan Masih Panjang, Daerah-daerah Mulai Perbanyak Stok Pangan Hadapi Bencana Doc: ist
Ket. antisipasi hujan deras

JAKARTA – Sejumlah daerah mulai memperkuat stok pangan untuk menghadapi musim hujan yang masih panjang. Badan Meteorolgi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan bahwa musim hujan setidaknya baru akan menurun mulai bulan April 2026.

Hujan itu sendiri sudah berlangsung sejak Agustus tahun lalu dan masih terus turun hingga sekarang. Walaupun Januarai ini hujan telah turun dengan intensitas tinggi, ternyata puncak hujan baru akan terjadi pada bulan Februari. Ini terutama untuk wilayah
Jawa, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Sementara itu, untuk mengantisipasi musim hujan yang masih lama dan dikhawatirkan banyak terjadi bencana, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, mulai memperkuat ketersediaan stok. Ini utamanya untuk keperluan bantuan bencana dalam jumlah tinggi agar cukup untuk menghadapi bencana. Ini untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir dan tanah longsor pada musim hujan 2026 ini.

"Stok bantuan bencana terutama beras tersedia cukup banyak, jika sewaktu-waktu terjadi banjir dan tanah longsor, dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang menjadi korban bencana tersebut," kata Wakil Gubernur Sumsel Cik Ujang, di Palembang, Selasa.

Dia menjelaskan, stok beras yang dialokasikan khusus untuk membantu masyarakat jika terjadi bencana pada suatu daerah saat ini tersedia 100 ton per kabupaten dan kota.

Dengan tersedianya bantuan dalam jumlah cukup sesuai ketentuan itu, jika sewaktu-waktu terjadi bencana di suatu daerah, korbannya bisa dibantu dengan cepat sehingga dapat mencegah terjadinya masalah sosial di lokasi bencana.

"Jika diketahui ada masyarakat mengalami bencana banjir dan tanah longsor, bisa segera diberikan bantuan sehingga dapat dicegah timbulnya masalah sosial seperti rawan pangan," ujarnya.

Menurut dia, bantuan tersebut sifatnya sebagai perlindungan sosial kepada masyarakat yang benar-benar layak menerimanya, untuk menyalurkannya akan dilakukan secara selektif sehingga tepat sasaran.

Beberapa daerah berpotensi terjadinya bencana tanah longsor yang menjadi pusat perhatian seperti Kabupaten Lahat, Empat Lawang, OKU Selatan, dan Kota Pagaralam, mengingat daerah tersebut berada di dataran tinggi.

Sedangkan daerah yang kemungkinan berpotensi terjadi bencana banjir adalah yang berada di kawasan dataran rendah seperti Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, Ogan Ilir, Musirawas, dan Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Masyarakat yang berada di daerah tersebut diimbau agar meningkatkan kewaspadaan dari ancaman bencana itu, sehingga diharapkan permasalahan sosial akibat dampak bencana pada musim hujan dapat dihindari atau paling tidak bisa diminimalkan, ujar Wagub Cik Ujang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

PTPN I Perkuat Rantai Pasok Kopi Global

1.5 jam yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
PTPN I Perkuat Rantai Pasok...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

Migrasi Pengguna Pertamax Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal, Pakar Beri Peringatan

12 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.