Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Maluku Tengah Memperkuat Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak El Nino

📅 Kamis, 02 Jul 2026, 23:47 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Maluku Tengah Memperkuat Kesiapsiagaan Menghadapi Dampak El Nino Doc: Antara
Ket. Bupati Malteng bersama staf ikut rapat kesiapsiagaan hadapi El Nino melalui zoom, di Maluku Tengah.

Ambon - Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampak El Nino pada musim kemarau dengan mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri secara virtual.

“Rakor tersebut membahas langkah-langkah konkret pengendalian inflasi sekaligus strategi antisipasi menghadapi ancaman kekeringan akibat El Nino,” kata Bupati Maluku Tengah Zulkarnain Awat Amir di Ambon, Kamis.

Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri dan dihadiri Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), serta diikuti seluruh gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia beserta jajaran terkait.

Dalam paparannya, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa fenomena El Nino berpotensi menurunkan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kekeringan, kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta berdampak pada sektor pertanian, peternakan, dan ketersediaan air bersih.

BMKG juga memaparkan analisis perkembangan musim kemarau 2026, prediksi sifat hujan bulanan, serta peluang terjadinya curah hujan rendah pada periode Juli hingga Desember 2026.

“Berdasarkan analisis tersebut, pemerintah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah-langkah antisipatif sesuai karakteristik wilayah masing-masing,” ujarnya.

Sementara itu, BNPB menjelaskan berbagai upaya mitigasi bencana kekeringan, mulai dari optimalisasi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), penguatan kapasitas daerah dalam penanganan darurat, pembangunan sumur bor di wilayah rawan kekeringan, penanaman pohon di kawasan hulu sebagai mitigasi jangka panjang, hingga memastikan distribusi air bersih bagi masyarakat terdampak tetap berjalan.

Dari sektor pertanian, Direktorat Hortikultura Kementerian Pertanian menekankan pentingnya penyesuaian pola tanam, pemanfaatan varietas tanaman tahan kekeringan, penguatan infrastruktur irigasi, serta optimalisasi program perlindungan sektor pertanian untuk menjaga produktivitas dan ketahanan pangan selama musim kemarau.

Menteri Dalam Negeri menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi, serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak musim kemarau dan fenomena El Nino.

“Seluruh kepala daerah diminta terus memantau perkembangan harga kebutuhan pokok, menjaga ketersediaan pasokan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar dampak yang ditimbulkan dapat diminimalkan,” katanya menambahkan.

Melalui rakor tersebut, Pemkab Maluku Tengah menegaskan komitmennya untuk memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah dalam mengantisipasi dampak El Nino, terutama pada sektor pertanian, ketahanan pangan, pengelolaan sumber daya air, dan penanggulangan bencana.

“Langkah ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan pangan, serta meminimalkan risiko yang ditimbulkan selama musim kemarau 2026,” ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

Karhutla Bromo Memakan Korban Jiwa, Tiga Pahlawan Pemadam Gugur Saat Pertaruhkan Nyawa

15 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.