Mentan: Stok Beras 3,5 Juta Ton
📅 Rabu, 25 Feb 2026, 17:48 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Biro Humas Kementan
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, mengatakan stok beras nasional mencapai sekitar 3,5 juta ton. Jumlah tersebut, menurut dia, menjadi perhatian pemerintah untuk mulai menjajaki ekspor ke sejumlah negara sahabat.
Menurut dia, pengadaan beras pada Januari 2026 meningkat 78 persen dibanding periode sebelumnya. Produksi diproyeksikan naik sekitar 15 persen hingga Maret seiring panen raya.
“Kalau tren ini bertahan tiga bulan saja ke depan, hampir pasti stok kita tembus 6 juta ton. Tentu ini kita dapat menjajaki ekspor ke sejumlah negara,” kata Amran saat memimpin Rapat Koordinasi Nasional Pertanian di Kantor Kementerian Pertanian, seprti keterangan tertulis, Rabu (25/2).
Ia mengatakan, potensi surplus beras dapat mencapai sekitar 9 juta ton hingga akhir tahun. Kondisi tersebut menjadi fondasi swasembada berkelanjutan.
Adapun pemerintah menjajaki ekspor beras ke Filipina, Malaysia, Arab Saudi, dan Papua New Guinea. Pengiriman dari wilayah timur disiapkan langsung ke Papua New Guinea.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kalau tiga bulan ke depan tidak ada aral melintang. Maka, kita siap ekspor,” ucap dia.
Ia mengatakan, keberlanjutan swasembada ditopang program cetak sawah dan optimalisasi lahan. Tahun lalu realisasi cetak sawah sekitar 200 ribu hektare dan ditargetkan menjadi 250 ribu hektare tahun ini.
Program optimalisasi lahan telah berjalan ratusan ribu hektare dalam beberapa tahun terakhir. Langkah tersebut untuk menjaga kapasitas produksi nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Saat ini terdapat sembilan komoditas yang telah swasembada. Pemerintah masih memfokuskan kedelai dan bawang putih sebagai komoditas prioritas.
Selain itu, swasembada gula konsumsi ditargetkan tercapai tahun ini. Gula industri diharapkan menyusul dalam tiga hingga empat tahun ke depan.
Amran mengapresiasi jajaran pertanian daerah atas peningkatan produksi nasional. Ia meminta seluruh pihak menjaga momentum surplus dan mempercepat realisasi program.
“Kita putuskan hari ini. Saya mau cek satu-satu,” ucap dia. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!