Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polda Jabar: 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Ditemukan

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 15:11 WIB | Oleh:
Polda Jabar: 16 Kantong Jenazah Korban Longsor Cisarua Ditemukan Doc: ANTARA/Ilham Nugraha
Ket. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan saat menjawab pertanyaan media di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Minggu (25/1).

BANDUNG -- Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat mencatat sebanyak 16 kantong jenazah korban bencana longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat ditemukan hingga Minggu siang.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Hendra Rochmawan di Bandung, Minggu, mengatakan seluruh kantong jenazah tersebut saat ini berada di Pos Disaster Victim Identification (DVI) yang berlokasi di Puskesmas Pasirlangu untuk menjalani proses identifikasi. 

“Per pukul 12.00 WIB hari ini, jumlah kantong jenazah yang kami terima bertambah menjadi 16 kantong. Sebelumnya, pada hari kemarin kami telah mengekspos sebanyak 11 kantong jenazah,” kata Hendra.

Dirinya menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima empat kantong tambahan yang masuk, dengan total sembilan jenazah di antaranya telah berhasil diidentifikasi dan dikonfirmasi melalui data sebelum meninggal atau ante-mortem. 

Ia juga menambahkan Pos DVI telah berhasil mencocokkan data antemortem secara manual maupun digital melalui sistem elektronik yang terintegrasi dengan data tunggal kependudukan (KTP). 

Selain itu, hingga kini sekitar 80 korban longsor masih dalam pencarian, dengan dampak kerusakan pada lebih dari 30 rumah dari total 34 kepala keluarga serta jumlah pengungsi yang diperkirakan mencapai 300 hingga 400 orang akibat bencana tersebut.

Pada kesempatan tersebut, dirinya menjelaskan bahwa Polda Jabar telah menggunakan Pos DVI sebagai tempat penampungan seluruh jenazah hasil evakuasi Tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepolisian, serta Tentara Nasional Indonesia.

Proses identifikasi dilakukan melalui pemeriksaan setelah meninggal atau post-mortem, meliputi pengecekan gigi, wajah, sidik jari, serta indikator fisik lainnya.

Hendra menambahkan, dari keseluruhan temuan tersebut, sebanyak sembilan jenazah telah berhasil diidentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga pada hari sebelumnya.

“Kami akan kembali melakukan rapat sebelum jenazah yang telah teridentifikasi diserahkan kepada keluarga yang sejak pagi telah menunggu di lokasi,” katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.