Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Uji Coba CFD, ASN Pemprov DIY Dilarang Bawa Kendaraan ke Kepatihan

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 02:15 WIB | Oleh:
Uji Coba CFD, ASN Pemprov DIY Dilarang Bawa Kendaraan ke Kepatihan Doc: ANTARA/HO-Pemprov DIY
Ket. Kantong parkir di sekitar Kepatihan yang disiapkan Pemda DIY bagi tamu selama uji "coba car free day" (CFD).

YOGYAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melarang pegawai membawa kendaraan bermotor ke Kompleks Kepatihan saat uji "coba car free day" (CFD) yang digelar Jumat (23/1).

"Seluruh pegawai dan karyawan yang ada di kompleks Kepatihan tidak diperbolehkan menggunakan kendaraan untuk ke kantor," ujar Koordinator Substansi Bagian Humas Biro Umum, Humas, dan Protokol Setda Provinsi DIY Ditya Nanaryo Aji di Yogyakarta, Kamis.

Ditya menuturkan pelaksanaan uji coba "car free day" di kompleks Kepatihan tersebut sesuai Surat Edaran (SE) yang dikeluarkan Sekretaris Daerah (Sekda) DIY.

Menurut dia, pegawai dan karyawan di lingkungan Kepatihan diimbau memanfaatkan transportasi umum atau sepeda.

Jika terpaksa menggunakan kendaraan bermotor, mereka disarankan memarkir kendaraan di kantong parkir yang telah disediakan.

"Bagi yang harus mengantar anak ke sekolah, atau rumahnya jauh dan tidak ada transportasi umum disarankan untuk menggunakan kantong parkir di sekitar kompleks Kepatihan," tutur Ditya.

Kantong parkir yang dapat dimanfaatkan, antara lain taman khusus parkir (TKP) Beskalan, TKP Ketandan, dan sejumlah titik parkir lain di sekitar kawasan tersebut.

"Untuk tamu Gubernur dan tamu Wakil Gubernur yang sudah terjadwal, dapat memasuki kompleks Kepatihan," kata dia.

Adapun tamu undangan lainnya, seperti tamu dari kabupaten/kota yang menghadiri rapat, menurut dia, diarahkan menggunakan kantong parkir motor di sisi timur pintu keluar Gerbang Suryatmajan.

Ditya mengatakan tidak ada layanan shuttle yang disediakan selama uji coba berlangsung, sehingga tamu yang memarkir kendaraan di luar kompleks diminta berjalan kaki menuju Kepatihan.

"Kami berharap tamu yang berencana datang ke Kepatihan, bisa menyesuaikan. Jadi misal mau datang rapat, ya jangan mepet waktunya, karena harus ada waktu yang disediakan untuk berjalan menuju kepatihan," ucap Ditya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Madrasah Dalam Pantauan Omb...
Megapolitan
Pejabat Nge-gim Saat Jam Ke...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.500/...
Daerah
Perum Bulog: Realisasi Bant...
Megapolitan
Pemkot Jakarta Timur Perbai...
Nasional
PT Pertamina Patra Niaga Do...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

BMKG Catat Tsunami Tertinggi Terjadi di Talengan-Sangihe, Sulut

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
# 7
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.