Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masih Ada Warga Menengah-Atas yang Tercatat Sebagai Penerima PBI JKN di DTSEN

📅 Kamis, 26 Feb 2026, 22:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Masih Ada Warga Menengah-Atas yang Tercatat Sebagai Penerima PBI JKN di DTSEN Doc: Antara
Ket. Mensos Saifullah Yusuf menyoroti masih ada masyarakat kelas menengah-atas yang tercatat sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) per April 2025 berdasarkan DTSEN pada sosialisasi yang dilakukan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (26/2/2026).

Karawang - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyatakan masih ada warga kelas menengah hingga atas atau desil 6-10 yang tercatat sebagai Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

"Berdasarkan data DTSEN di tahun 2025, masih ada penduduk desil 1-5 yang belum menerima PBI JKN, sementara sebagian desil 6-10 masih tercatat sebagai penerima," ujar dia dalam acara sosialisasi DTSEN di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis.

Berdasarkan data per April 2025 tersebut, masyarakat di desil 1-5 yang belum menerima PBI JKN mencapai 54 juta jiwa, sedangkan desil 6-10 yang seharusnya tidak menerima PBI JKN mencapai 15 juta jiwa.

"Ini masalah yang terus kita selesaikan. Yang lebih mapan terlindungi, tetapi yang lebih rentan justru harus menunggu," ujar dia.

Terkait indikator penentuan kelayakan kepesertaan PBI JKN, ada beberapa hal yang menjadi dasar, yakni pernyataan dari kepala desa, bupati, atau wali kota yang menyatakan bahwa yang bersangkutan memang memenuhi syarat menerima bantuan, atau penyesuaian dengan DTSEN.

"Termasuk melihat desil kesejahteraan, jika berada di desil 1 sampai 5, maka memang berhak memperoleh bantuan," ucap Mensos.

Oleh karena itu, melalui pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), operator desa, pendamping desa, dan keterlibatan seluruh masyarakat, Kemensos berupaya terus melakukan sinkronisasi hingga pemutakhiran DTSEN agar data yang disajikan lebih akurat sehingga penyaluran bantuan dan jaring pengaman sosial lainnya dapat lebih tepat sasaran.

"Upaya perbaikan terus kami lakukan hingga sekarang. Saya yakin tingkat kesalahan akan semakin menurun. Mungkin masih ada yang salah sasaran, tetapi jumlahnya terus mengecil," tuturnya.

Berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang mengamanatkan kementerian/lembaga untuk saling berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan, maka perbaikan DTSEN terus dilakukan lintas instansi untuk kepentingan bersama.

"Data yang akurat akan menghadirkan keadilan dan memastikan tidak ada lagi yang tersisih," demikian Mensos Saifullah Yusuf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Yunani Diguncang Demo Besar...
Luar Negeri
Sultan Oman dan PM Inggris ...
Luar Negeri
Ribuan Warga RD Kongo Melar...
Luar Negeri
Kanada Perkuat Industri Str...
Luar Negeri
Efek El Nino, Banjir Bandan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

Jangan Lupa Catat Tanggalnya! CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, Jaksel Adakan di Jalan Iskandar Muda

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.