Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tunisia Lumpuh Direndam Banjir Besar

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 22:38 WIB | Oleh:
Tunisia Lumpuh Direndam Banjir Besar Doc: AFP/FETHI BELAID
Ket. Warga berjalan melewati air banjir di La Goulette, dekat ibu kota Tunis, pada Selasa (20/1). Banjir di seluruh Tunisia telah menewaskan tiga orang, beberapa bagian negara Afrika Utara itu mengalami curah hujan terberat dalam lebih dari 70 tahun.

TUNIS - Sedikitnya empat orang tewas di Tunisia setelah dilanda hujan terlebat sejak 1950 yang menyebabkan banjir di negara itu, demikian dilaporkan Tunis Afrique Presse (TAP) yang dikelola pemerintah pada Selasa (20/1).

Korban jiwa terjadi antara Senin (19/1) malam dan Selasa di kota Moknine di provinsi pesisir timur Monastir, di mana curah hujan mencapai 230 mm, lapor TAP.

Khalil Meshri, kepala operasi dan tindak lanjut di Departemen Perlindungan Sipil, mengatakan unit pertahanan sipil telah melakukan lebih dari 106 intervensi hingga pukul 5 pagi waktu setempat (0400 GMT) pada Selasa, termasuk inspeksi jalan yang tergenang banjir dan evakuasi kendaraan yang terjebak oleh air yang naik.

Meshri menambahkan bahwa mereka telah mengevakuasi 15 orang dan membantu sekitar 300 orang lainnya menyeberangi lembah yang tergenang banjir dan daerah yang tergenang air, karena hujan lebat menyebabkan sungai dan aliran air meluap hingga menciptakan kondisi jalan yang berbahaya di beberapa wilayah.

Institut Meteorologi Nasional mengeluarkan "peringatan merah," tingkat tertinggi dalam sistem peringatannya, untuk wilayah Grand Tunis, wilayah metropolitan terbesar Tunisia, Nabeul, dan provinsi Monastir.

Pihak berwenang menangguhkan kegiatan belajar mengajar di lebih dari delapan provinsi dan menutup jalan-jalan utama. Mereka mendesak warga untuk tetap waspada, menghindari daerah rawan banjir, dan mengikuti instruksi keselamatan, karena hujan lebat dan angin kencang diperkirakan akan terus berlanjut.

Presiden Tunisia Kais Saied telah menginstruksikan militer untuk bergabung dalam operasi penyelamatan di seluruh negeri, menurut media lokal. Ant/Xinhua

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.