Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PLN minta Pemprov Sumsel Buka Akses Truk Batu Bara Jaga Suplai Listrik

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 15:28 WIB | Oleh:
PLN minta Pemprov Sumsel Buka Akses Truk Batu Bara Jaga Suplai Listrik Doc: ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Ket. Kegiatan pemeriksaan kendaraan pengangkut batu bara di Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan.

Bengkulu -- PT PLN (Persero) meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan membuka kembali akses operasional truk pengangkut batu bara menuju PLTU Bengkulu guna menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Sumatera.

"Saat ini PLTU tidak mendapatkan pasokan batu bara. Stok yang tersedia sangat terbatas dan hanya cukup untuk tiga hari ke depan," kata Direktur Manajemen Pembangkitan PT PLN (Persero) Rizal Calvary Marimbo lewat keterangannya diterima di Bengkulu, Kamis.

Rizal menjelaskan terhentinya distribusi batu bara terjadi akibat pembatasan operasional sekitar 150 truk batu bara menyusul aspirasi pemerintah daerah terkait dampak lalu lintas dan lingkungan. Kondisi tersebut berdampak langsung pada rantai pasok energi primer ke pembangkit.

Menurut dia, PLTU Bengkulu merupakan bagian penting dari sistem kelistrikan Sumatra. Apabila pasokan batu bara tidak segera kembali normal, kapasitas pembangkit berpotensi menurun dan dapat mempengaruhi keandalan pasokan listrik di sejumlah wilayah di Sumatra.

“Saya meminta dengan hormat kepada Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru agar membuka jalan sehingga truk-truk batu bara dapat segera memenuhi kebutuhan batu bara di PLTU Bengkulu,” katanya.

PLN menegaskan keberlanjutan pasokan listrik merupakan kepentingan strategis nasional karena listrik menjadi kebutuhan dasar masyarakat serta penopang utama aktivitas ekonomi, pelayanan publik dan industri.

PLN juga menyatakan memahami perhatian pemerintah daerah terhadap aspek sosial dan lingkungan. Karena itu, PLN berharap adanya solusi bersama yang proporsional agar kepentingan daerah tetap terakomodasi tanpa mengorbankan keandalan pasokan listrik masyarakat.

"Kami berharap ada ruang dialog dan solusi bersama. Jika suplai batu bara terhenti terlalu lama, pemadaman listrik menjadi tidak terhindarkan dan ini akan berdampak langsung pada masyarakat," ujar Rizal.

Saat ini, PLN terus berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan terkait untuk memastikan distribusi batu bara ke PLTU Bengkulu dapat kembali normal.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Polisi Buru Pelaku Pencuria...
Ekonomi
Indonesia produksi beras te...

Pementasan prembon pada Pesta Kesenian Bali

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pementasan prembon pada Pes...

Upaya pengembangan komoditas hortikultura

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Upaya pengembangan komodita...

Tradisi pembuatan bubur Asyura

39 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Tradisi pembuatan bubur Asyura

.Penindakan pakaian bekas impor ilegal

44 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
.Penindakan pakaian bekas i...
Nasional
Bakti kesehatan memperingat...

PT KAI: Pelanggan Kereta Imperial Naik 162,04 Persen

49 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Ekonomi
PT KAI: Pelanggan Kereta Im...
Ekonomi
Ekspor mobil produksi dalam...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.