Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Biaya Konsumsi Haji Turun, Pemerintah Pastikan Porsi dan Gizi Tetap Terjaga

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 17:40 WIB | Oleh:
Biaya Konsumsi Haji Turun, Pemerintah Pastikan Porsi dan Gizi Tetap Terjaga Doc: ANTARA/Andika Wahyu
Ket. Pekerja mengemas paket makan malam bagi jamaah calon haji Indonesia di dapur Raghaeb Catering, Makkah, Arab Saudi, Selasa (13/5).

JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah RI (Kemenhaj) memastikan penurunan biaya konsumsi jamaah calon haji tidak berdampak pada kualitas makanan, dengan penyesuaian porsi dan komposisi gizi.

"Biaya konsumsi memang mengalami penurunan harga dari 40 riyal menjadi 36 riyal per porsi. Tapi gramasi mengalami kenaikan," ujar Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak di Jakarta, Rabu.

Dahnil menjelaskan kenaikan gramasi pada porsi nasi yang sebelumnya berkisar 150 gram kini meningkat menjadi sekitar 170 gram, termasuk penyesuaian pada lauk pauk yang menyertainya.

Menurut Dahnil, konsumsi merupakan salah satu komponen layanan yang proses pengadaannya dilakukan pada tahap akhir sebelum akomodasi.

Dari skema konsumsi tersebut, kementerian berhasil melakukan efisiensi anggaran lebih dari Rp123 miliar dari total biaya yang seharusnya dialokasikan.

"Di luar penyesuaian harga, kami berhasil melakukan efisiensi lebih dari Rp123 miliar dari total anggaran konsumsi. Tantangan kami adalah memastikan implementasinya sesuai di lapangan, sehingga kami mohon dukungan dan pengawasan dari para pengawas," ujar Dahnil.

Kemenhaj juga menjelaskan adanya penyesuaian gramasi sayuran dari sebelumnya 80 gram menjadi 75 gram. Penurunan tersebut dilakukan berdasarkan rekomendasi ahli gizi guna menyeimbangkan komposisi nutrisi makanan jamaah, termasuk buah-buahan.

"Sayur dari 80 gram menjadi 75 gram berdasarkan usulan dari ahli gizi. Usulan dari ahli gizi yang harus dinaikkan adalah protein. Sayur diturunkan 5 gram, ini terkait dengan proporsionalitas dari komposisi gizi masing-masing," kata dia

Kementerian Haji menegaskan seluruh kebijakan konsumsi haji disusun dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, kecukupan gizi, serta kenyamanan jamaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.