Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

82 Perjalanan KA Dibatalkan dan 76 Terlambat akibat Tanggul Jebol dan Air Pasang

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 18:23 WIB | Oleh:
82 Perjalanan KA Dibatalkan dan 76 Terlambat akibat Tanggul Jebol dan Air Pasang Doc: antara foto
Ket. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (18/1).

JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) membatalkan sebanyak 82 perjalanan kereta api penumpang karena banjir di Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang khususnya di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah akibat tanggul yang jebol dan air pasang.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (18/1), menyatakan cuaca ekstrem dalam beberapa hari terakhir menjadi pemicu utama terjadinya banjir yang merendam jalur rel, diperparah tanggul jebol dan kondisi air pasang.

“Memang cuaca ekstrem akhir-akhir ini dalam 2-3 hari ini menyebabkan pembatalan, keterlambatan di perjalanan kereta kita. Jadi yang terdampak itu ada 82 kereta penumpang, kemudian ada 16 kereta barang yang terdampak pembatalan, dan kemudian juga ada sekitar 76 kereta yang mengalami keterlambatan,” ujar Bobby.

Ia menjelaskan gangguan awal terjadi di kilometer 88+4/8, di antara Stasiun Kaliwungu, Stasiun Kalibodri. Pada 17 Januari, KAI telah melakukan operasi pemulihan dengan mengangkat rel dan menebarkan sekitar 105 meter kubik balas agar jalur kembali dapat dilewati.

Namun, pada malam hari di tanggal yang sama, kondisi kembali memburuk akibat luapan dua sungai yang mengapit jalur rel di kilometer 88+900 hingga 89+100, di lintas antara Stasiun Pekalongan dan Sragi.

“Itu menyebabkan jalur itu terendam banjir,” ungkap Bobby.

Menurut dia, banjir kali ini dipicu oleh jebolnya tanggul yang terjadi bersamaan dengan pasang air laut, sehingga aliran air dari hulu tidak cepat surut dan menggenangi jalur rel.

Ia menyampaikan bahwa kejadian tersebut sebelumnya belum pernah terjadi di wilayah Pekalongan.

Menurut dia, selama ini aliran air dari wilayah atas dengan curah hujan tinggi biasanya dapat mengalir dengan cepat menuju laut, terlebih aliran sungai juga telah difasilitasi dengan baik.

“Tapi kali ini itu adalah bertepatan dengan ada tanggul yang jebol dan juga air pasang terjadi. Pasang terjadi juga sehingga air luncuran air dari atas itu tidak cepat bisa turun ke bawah,” jelasnya.

Saat ini, jalur rel yang terdampak sudah dapat dilalui kembali, meski masih diberlakukan pembatasan kecepatan demi keselamatan perjalanan.

“Pada saat ini kami sudah melakukan operation recovery di jalur itu dan sampai saat ini memang sudah bisa dilewati, ya, walaupun dengan pembatasan kecepatan,” kata Bobby.

Ia menyatakan dirinya telah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga, serta badan-badan terkait untuk segera melakukan pemulihan tanggul yang menyebabkan genangan hingga merendam jalur rel.

Selain itu, ia juga mengungkapkan telah melakukan koordinasi dengan para pemangku kepentingan dari kementerian terkait sejak pagi hari guna merencanakan perbaikan permanen dalam jangka panjang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Daerah
Festival Hudoq Pekayang 202...

Kualitas Udara Palembang Masuk Kategori Berbahaya

42 menit yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kualitas Udara Palembang Ma...
Daerah
Pascagempa, Jam Belajar Sis...
Nasional
Latihan Gabungan TNI dan ADF
Advertisement
Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

Seluruh Penumpang KMP Batumandi Berhasil Dievakuasi

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.