Bupati Nagan Raya Targetkan Sebelum Ramadan, Pembangunan Huntara Selesai
📅 Selasa, 13 Jan 2026, 19:09 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/HO-Pemkab Nagan Raya
NAGAN RAYA, ACEH - Pembangunan 609 unit hunian sementara (huntara) bagi ribuan pengungsi korban banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang ditargetkan Bupati Nagan Raya, Provinsi Aceh, Teuku Raja Keumangan selesai sebelum bulan suci Ramadan tahun ini.
“Komitmen pemerintah pusat, sebelum bulan suci Ramadan huntara sudah bisa dihuni,” kata Bupati Nagan RayaTeuku Raja Keumangan didampingi Wakil Bupati Raja Sayang, di Nagan Raya, Selasa (13/1).
Pemerintah daerah berharap nantinya masyarakat yang selama ini masih mengungsi di tenda pengungsian, sudah bisa pindah ke hunian sementara yang disiapkan oleh pemerintah, sehingga dapat menjalankan ibadah bulan suci Ramadan dengan baik dan lebih khusyuk.
Bupati Teuku Raja Keumangan mengatakan untuk kebutuhan pengungsi di huntara, nantinya masih menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten untuk memenuhinya.
Sebelumnya pada Sabtu (4/1) lalu, Pemerintah Kabupaten Nagan Raya mengusulkan pembangunan sebanyak 609 unit hunian sementara untuk korban banjir bandang di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Republik Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ada pun rincian bangunan huntara yang diusulkan tersebut, yakni di Desa/Gampong Blang Meurandeh sebanyak 91 unit, Gampong Kuta Teungoh 222 unit, Gampong Babah Suak 166 unit, dan Gampong Blang Puuk 130 unit.
Teuku Raja Keumangan mengatakan Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang merupakan salah satu wilayah paling terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Nagan Raya. Sekitar 85 persen rumah warga, fasilitas umum, serta infrastruktur di wilayah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan total, sehingga ribuan warga terpaksa mengungsi.
Ia mengatakan pemerintah daerah terus mendorong percepatan pembangunan hunian sementara, mengingat para pengungsi akan menghadapi bulan suci Ramadan pada tahun ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi atas gerak cepat jajaran pemerintah pusat terutama BNPB dalam penanganan pascabencana di Kabupaten Nagan Raya.
Sebelumnya, Kepala BNPB Suharyanto di Nagan Raya, Aceh Sabtu (4/1), mengatakan bahwa hingga saat ini Provinsi Aceh, khususnya Kabupaten Nagan Raya, masih berada dalam status tanggap darurat bencana.
“Hal ini disebabkan masih banyaknya warga yang harus bertahan di pengungsian akibat dampak banjir yang terjadi,” ujarnya.
Khusus untuk Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Suharyanto menegaskan bahwa BNPB akan memastikan seluruh kebutuhan warga terdampak banjir dapat terpenuhi, mulai dari kebutuhan dasar hingga penyediaan hunian sementara dan hunian tetap. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!