Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alwi Farhan Tembus Peringkat 10 Besar Dunia

📅 Rabu, 24 Jun 2026, 07:07 WIB | Oleh:
Alwi Farhan Tembus Peringkat 10 Besar Dunia Doc: Koran Jakarta/M Fachri
Ket. Pebulu tangkis Indonesia Alwi Farhan mengembalikan kok ke arah Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie pada babak 16 besar Polytron Indonesia Open 2026 di Istora Senayan, Jakarta, Kamis (4/6). Jonatan Christie melaju ke babak 8 besar usai menang rubber gim 17-21, 21-17 dan 21-16.

JAKARTA - Perjalanan mengesankan Alwi Farhan di panggung bulu tangkis dunia terus berlanjut. Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia itu resmi menembus jajaran 10 besar dunia dan memuncaki ranking BWF World Tour setelah menjuarai Australian Open 2026.

Berdasarkan pembaruan ranking BWF pada hari Selasa (23/6), Alwi mengoleksi 70.369 poin dunia (berada di peringkat 10) dan 51.350 poin World Tour. Prestasi tersebut diraih setelah pemain asal Surakarta itu merebut gelar juara turnamen level Super 500 dengan mengalahkan wakil Tiongkok, Dong Tian Tao, di final lewat kemenangan dua gim langsung, 21-13, 21-13.

“Tentunya sangat senang. Sejak awal saya memang termotivasi bisa secepatnya masuk Top 10,” ujar Alwi. Gelar di Australia menjadi trofi Super 500 kedua dalam karier Alwi sekaligus membuka peluang lebih besar untuk mengamankan tiket menuju BWF World Tour Finals 2026 di Hangzhou, Tiongkok, Desember mendatang.

“Saya bersyukur bisa meraih gelar Super 500 kedua, tapi perjalanan sesungguhnya adalah super 1.000,” ujar pemain kelahiran 12 Mei 2005 itu. Menariknya, keberhasilan Alwi di Australia juga melahirkan julukan baru dari penggemar bulu tangkis Tiongkok. Gaya bermain dan pergerakannya di lapangan membuat Alwi dijuluki “Si Kepiting” atau “King Crab.”

Alih-alih merasa terganggu, Alwi justru menerima julukan tersebut dengan santai. Menurutnya, sebutan itu sudah menjadi bahan candaan di lingkungan Pelatnas PBSI Cipayung. “Terima kasih kepada netizen Tiongkok. Saya sekarang punya julukan khas. Di pelatnas teman-teman juga sering bercanda soal itu, jadi tidak masalah,” tutur Alwi.

Bagi Alwi, julukan tersebut tidak mengubah fokusnya. Ia menganggap komentar publik sebagai bagian dari dinamika olahraga dan justru menjadi keuntungan karena membuat dirinya memiliki identitas yang mudah dikenang.

“Orang mau bilang gaya main seperti kepiting atau apa pun, silakan. Saya tidak mengambilnya secara personal,” katanya. Keberhasilan menembus Top 10 dunia tidak datang secara kebetulan. Sebelum tampil di Australian Open, Alwi bahkan menghitung sendiri kalkulasi poin yang dibutuhkan untuk mencapai target tersebut. ben/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.