Departemen Kehakiman AS Buka Penyelidikan Kriminal Ketua The Fed Jerome Powell
📅 Senin, 12 Jan 2026, 11:43 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: BBC
WASHINGTON - Jaksa federal AS membuka penyelidikan kriminal terhadap Ketua Federal Reserve Jerome Powell, katanya, Minggu (11/1).
BBC melaporkan, Powell dalam sebuah video mengatakan, Departemen Kehakiman AS telah mengirim surat panggilan kepada lembaganya dan mengancam akan mengajukan dakwaan kriminal atas kesaksian yang diberikannya kepada komite Senat terkait renovasi gedung-gedung Federal Reserve.
Ia menyebut penyelidikan itu "belum pernah terjadi sebelumnya" dan percaya penyelidikan itu dibuka karena ia telah memancing kemarahan Donald Trump karena menolak menurunkan suku bunga meskipun mendapat tekanan publik berulang kali dari presiden.
Ketua Fed adalah orang terbaru yang berselisih dengan Trump dan kemudian menghadapi penyelidikan kriminal oleh departemen kehakiman AS.
Departemen kehakiman dan Gedung Putih belum berkomentar tentang masalah ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ini tentang apakah Fed akan dapat terus menetapkan suku bunga berdasarkan bukti dan kondisi ekonomi, atau apakah kebijakan moneter akan diarahkan oleh tekanan politik atau intimidasi," kata Powell.
"Saya sangat menghormati supremasi hukum dan akuntabilitas dalam demokrasi kita. Tidak seorang pun, tentu saja termasuk ketua Federal Reserve, berada di atas hukum, tetapi tindakan yang belum pernah terjadi sebelumnya ini harus dilihat dalam konteks yang lebih luas dari ancaman dan tekanan berkelanjutan dari pemerintahan," lanjutnya.
Trump mengatakan dalam sebuah wawancara dengan NBC News pada hari Minggu bahwa ia tidak mengetahui penyelidikan Departemen Kehakiman terhadap Fed.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya tidak tahu apa-apa tentang itu, tetapi dia jelas tidak terlalu baik di Fed, dan dia tidak terlalu baik dalam membangun gedung," katanya tentang Powell.
Penyelidikan yang belum dikonfirmasi oleh jaksa tersebut akan menandai peningkatan baru dalam perselisihan Trump dengan Powell.
Trump berulang kali mengancam akan mencopot Powell, yang dikritiknya karena tidak memangkas suku bunga secepat yang diinginkan presiden. Pada paruh kedua tahun 2025, Fed memangkas suku bunga tiga kali.
Presiden secara konsisten menyalahkan pendahulunya, Joe Biden, dan suku bunga atas inflasi dan biaya hidup di AS.
Para kritikus telah menyuarakan kekhawatiran bahwa tekanan Trump untuk menggulingkan ketua Fed akan mengaburkan wewenang lembaga tersebut untuk menetapkan suku bunga secara independen dari presiden.
Senator Carolina Utara Thom Tillis, seorang Republikan yang merupakan anggota Komite Perbankan Senat, mengatakan ia akan menentang pencalonan pengganti Powell oleh Trump, dan calon anggota Dewan Fed lainnya, "sampai masalah hukum ini sepenuhnya diselesaikan".
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!