75 Menit Jalan Cepat Seminggu Bisa Mengurangi Lemak Perut, Benarkah? Ini Kata Studi Terbaru
📅 Senin, 03 Agu 2026, 14:33 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: Healthline
Obesitas merupakan pendorong utama penyakit kronis. Berbagai jenis obesitas mempengaruhi individu dan meningkatkan risiko terkena penyakit serius. Salah satu jenis obesitas tersebut adalah obesitas sentral yang terkonsentrasi di sekitar perut.
Ketika lemak tersimpan berlebihan di sekitar area perut, risiko penyakit jantung, diabetes, dan gangguan metabolisme meningkat secara signifikan. Cara ampuh untuk mengurangi lemak perut adalah dengan berolahraga setiap hari, tetapi kebanyakan orang kesulitan melakukannya.
Seperti ditulis NDTV, sbuah studi baru yang diterbitkan dalam Jurnal Nature Communications menunjukkan bahwa olahraga ringan pun tetap dapat memberikan manfaat mengurangi lemak perut. Untuk memahami bagaimana hal ini mungkin terjadi, Anda perlu melihat bagaimana lemak perut dapat dikurangi ketika gerakan tubuh yang terkontrol dan konsisten dilakukan rutin setiap hari.
Para peneliti dalam studi ini mengikuti 315 orang dewasa yang mengalami obesitas sentral selama periode 16 minggu. Para peserta diminta melakukan jalan cepat interval selama 75 menit per minggu.
Kelompok studi dibagi menjadi dua kelompok, di mana satu kelompok menyelesaikan sesi jalan cepat selama 75 menit sekaligus. Sementara kelompok lainnya membagi latihan yang sama selama seminggu dalam tiga sesi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian kedua kelompok tersebut diukur, dan temuan terkait lemak perut dianalisis.
Satu Sesi Jalan Kaki Dapat Mengurangi Lemak Perut
Menurut hasil penelitian, lemak tubuh kelompok tersebut menunjukkan penurunan setelah berjalan cepat selama 75 menit.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dampak positif lainnya yang terukur adalah: persentase lemak yang perlu dikendalikan atau dikurangi untuk menurunkan risiko penyakit kronis.
Bahkan lingkar pinggang, berdasarkan berat dan tinggi badan peserta, menunjukkan penurunan.
Berjalan cepat selama 75 menit menunjukkan peningkatan kesehatan jantung yang dapat berdampak pada seluruh tubuh.
Studi ini secara mengejutkan menemukan bahwa orang yang berolahraga selama 75 menit, baik dalam satu sesi maupun tiga sesi, hasilnya sama.
Mengapa Lemak Perut Lebih Berbahaya?
Lemak perut dianggap lebih berbahaya daripada jenis lemak lainnya, karena cenderung mempengaruhi fungsi organ.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!