Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Forum Davos 2026: Indonesia Serius Rebut Perhatian Investor Global di WEF

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 21:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Forum Davos 2026: Indonesia Serius Rebut Perhatian Investor Global di WEF Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - World Economic Forum (WEF).

JAKARTA – Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Nurul Ichwan, menilai World Economic Forum (WEF) 2026 sebagai momentum strategis untuk memperkuat posisi Indonesia di mata global.

Forum ini tidak hanya menjadi ajang diplomasi ekonomi, tetapi juga sarana membangun citra positif Indonesia sebagai tujuan investasi yang stabil, reformis, dan berorientasi jangka panjang.

Dengan memanfaatkan eksposur global WEF, Indonesia berpeluang meningkatkan kepercayaan investor sekaligus mengonversi narasi kebijakan menjadi komitmen investasi konkret.

WEF 2026 akan diselenggarakan di Kota Davos, Swiss, pada 19-23 Januari 2026, yang rencananya dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto, sejumlah menteri bidang ekonomi, serta Danantara Indonesia.

"Kita melihat ini momen yang sangat penting. Kenapa penting? Karena Indonesia sudah sebenarnya dipandang cukup baik dan punya potensial untuk bisa mengundang investasi masuk karena kita punya kekayaan sumber daya alam, kemudian ekonomi kita juga relatif tumbuh terus dan politik juga stabil, sumber daya manusia juga dengan bonus demografi yang terus kita tingkatkan kualitasnya ini bisa menjadi sesuatu yang menarik bagi mereka," ujar Nurul dalam Coffee Morning Session di Wisma Danantara Jakarta, Jumat (9/1).

Melalui keikutsertaan di WEF 2026, Nurul belum dapat memproyeksikan total nilai hasil kerja sama investasi yang akan didapatkan, yang mana gelaran ini merupakan tahap awal untuk membangun citra baik di tingkat global supaya investasi dapat segera masuk ke Indonesia.

"Jadi, kalaupun misalnya mau ditarik garis langsung, berapa sih yang pada akhirnya bisa dipengaruhi di kegiatan WEF ini untuk mereka bisa berinvestasi di Indonesia, itu agak sulit. Tapi kalau misalnya ada kontribusinya atau tidak, saya yakin, kami yakin sangat ada," ujar Nurul.

Melalui gelaran WEF, Danantara Indonesia menawarkan kerja sama investasi ke sektor-sektor strategis nasional kepada para investor global, yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional.

Managing Director Global Relations and Governance Danantara Indonesia Mohamad Al-Arief mengungkapkan sektor-sektor strategis yang akan ditawarkan oleh Danantara, di antaranya terkait dengan transisi energi, ketahanan pangan, hingga pengembangan industri yang bernilai tambah.

“Sektor-sektor strategis yang menjadi prioritas kami, yang juga strategis menjadi prioritas agenda pembangunan nasional. Kami sangat interested dengan isu-isu transisi energi, ketahanan pangan, dan pengembangan industri yang bernilai tambah ya,” ujar Arief.

Arief memastikan bahwa Danantara fokus berinvestasi ke sektor-sektor yang membuka peluang penciptaan lapangan kerja di tanah air.

“Kita tentu juga ingin banyak melihat sektor-sektor yang sangat imperative dalam penciptaan lapangan kerja, dan juga pertumbuhan inklusif ya,” ujar Arief.

Ia melanjutkan kehadiran Danantara dalam gelaran WEF 2026 juga menjadi kesempatan untuk memperluas kemitraan internasional.

"Ini kesempatan kami untuk melihat dan juga mengembangkan mitra-mitra baru nanti di sana. Long term partnership dan kemungkinan adanya co-investments yang bisa kita explore di sana," ujar Arief.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Abu Vulkanik Masih Bisa Menembus Masker N95, Kecuali Diberi Tambahan
    Pantesan negara ga maju2, profesor UI lohhhh , ...
  • BTN Dorong Industri Kopi Indonesia Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Digitalisasi
    Langkah luar biasa dari BTN dalam menginisiasi kolaborasi ...
  • OJK Bubarkan 58 Dana Pensiun, Ada Apa dengan Industri Pensiun RI?
    Meskipun terdapat pembubaran puluhan dana pensiun pemberi kerja, ...
  • Kini Deli Serdang Kembangkan Industri Jamur Menggunakan Elektrifikasi, Bisa Ditiru
    Inisiatif pemanfaatan teknologi elektrifikasi melalui mesin pengaduk media ...
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
Daerah
Lahan Gambut Kalsel Terbaka...
Rona
Kuliner Khas Madura: Nasi S...
Advertisement
Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

Dokumenter Elon Musk Bikin Heboh, Sisi Kontroversial Sang Miliarder Dibongkar

09 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.