Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RI Nampang Lagi di Davos, Diplomasi Ekonomi Gas Terus di WEF 2026

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 16:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
RI Nampang Lagi di Davos, Diplomasi Ekonomi Gas Terus di WEF 2026 Doc: Istimewa.
Ket. Ilustrasi - World Economic Forum (WEF).

JAKARTA – World Economic Forum (WEF) kerap jadi panggung tempat para elite dunia berkumpul—mulai dari kepala negara, pebisnis raksasa, hingga tokoh akademik.

Meski sering identik dengan forum “orang-orang penting”, WEF sejatinya berfungsi sebagai ruang diskusi untuk membaca arah ekonomi global ke depan.

Lewat berbagai laporan dan pertemuan tahunannya, WEF mencoba memetakan risiko dunia, mulai dari perlambatan ekonomi, konflik geopolitik, krisis iklim, hingga disrupsi teknologi.

Analisis WEF biasanya menunjukkan satu benang merah: dunia bergerak makin cepat, tapi ketimpangan dan ketidakpastian juga ikut meningkat.

Dalam pandangan WEF, pertumbuhan ekonomi semata tidak lagi cukup. Stabilitas sosial, keberlanjutan lingkungan, dan kesiapan menghadapi transformasi digital menjadi faktor penentu daya tahan negara.

Artinya, negara yang hanya fokus mengejar angka pertumbuhan berisiko tertinggal jika abai pada kualitas pembangunan.

WEF juga menyoroti perubahan lanskap tenaga kerja. Otomatisasi dan kecerdasan buatan memang membuka peluang baru, tapi di saat yang sama mengancam banyak pekerjaan lama. Karena itu, investasi pada peningkatan keterampilan dinilai sama pentingnya dengan investasi fisik.

Meski kerap menuai kritik karena dianggap elitis, rekomendasi WEF tetap menjadi rujukan banyak pemerintah dan pelaku usaha.

Setidaknya, forum ini memberi alarm dini bahwa tantangan global ke depan tak bisa dihadapi dengan cara lama—dibutuhkan kebijakan yang adaptif, kolaboratif, dan lebih berpikir jangka panjang.

Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani menyebutkan kehadiran Indonesia dalam Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, merupakan bagian dari strategi konsisten diplomasi ekonomi RI di tingkat internasional untuk memacu daya saing.

Dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (18/1), Rosan menyampaikan partisipasi Indonesia dalam WEF Davos 2026 pada 19-22 Januari 2026 tersebut melibatkan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Danantara Indonesia, serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Kehadiran institusi tersebut, lanjut Rosan, yang juga menjabat Kepala BKPM dan CEO Danantara, bukan langkah yang bersifat insidental, melainkan kelanjutan dari upaya jangka panjang untuk mempromosikan potensi investasi nasional dan memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis global di tengah dinamika ekonomi dunia.

Menurut dia, forum WEF menjadi panggung penting bagi Indonesia untuk menyampaikan arah kebijakan dan kesiapan nasional dalam menghadapi tantangan global.

"WEF ini tentunya menjadi momentum yang sangat baik untuk Indonesia, untuk menyampaikan narasi nasional serta rencana-rencana ke depan Indonesia kepada masyarakat global, termasuk kebijakan dan regulasi baru yang sudah dikeluarkan, sebagai pesan bahwa Indonesia terus bergerak maju," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Merugi, Pemkab Kudus Serahkan Pengelolaan Taman Krida Wisata ke Swasta
    Preview komentar:
    Pemberian masa tenggang atau grace period selama tiga ...
  • Berpotensi Melemah Terbatas, 13 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai pergerakan Rupiah hari ...
  • Microchip Perbarui Ethernet Sensor Bridge untuk Perkuat Konektivitas Edge AI
    Preview komentar:
    Penyusutan dimensi perangkat hingga 60 persen yang dipadukan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
asd
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Luar Negeri
Salah Satu PM yang Pernah A...

Putin Kunjungi Kepulauan Kuril, Jepang Meradang!

28 menit yang lalu | Lili Lestari

Luar Negeri
Putin Kunjungi Kepulauan Ku...
Olahraga
Festival Sepak Bola Rakyat ...
Megapolitan
Selesaikan Persoalan LRT Ci...
Advertisement
astra
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka   

Wah… Menyedihkan dan juga Memalukan, Pebulu Tangkis Indonesia Diselidiki BWF Diduga Jual Angka  

13 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.