Warga Babel Bersiap-siap Terima Hujan Ekstrem
📅 Rabu, 07 Jan 2026, 14:38 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaSeorang warga Kampung Bugis, Rio mengaku jauh-jauh hari sudah mengantisipasi banjir rob dengan memasang tanggul atau tembok penghalang yang lebih tinggi di bagian pintu rumah guna mencegah air masuk. "Fenomena banjir rob terjadi setiap tahun. Selain pasrah, tentu kita juga perlu antisipasi jangan sampai barang-barang berharga terendam air laut," ucap Rio.
Sementara Kepala BPBD Tanjungpinang Muhammad Yamin mengimbau masyarakat pesisir lebih waspada terhadap banjir rob guna mencegah hal-hal yang tidak inginkan terjadi. Warga diimbau menyelamatkan barang-barang berharga, serta mematikan jaringan listrik yang berada di lantai atau terjangkau air.
"BPBD siap siaga menerima laporan warga yang membutuhkan pertolongan dampak dari banjir rob," ucap Yamin. Secara terpisah Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi banjir rob melanda kawasan pesisir di Tanjungpinang sejak tanggal 1 sampai 8 Januari 2026.
Prakirawan BMKG Tanjungpinang Robbi menjelaskan banjir rob merupakan fenomena kenaikan muka air laut yang mengenangi wilayah pesisir, terutama daerah dengan elevasi rendah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Fenomena ini dipicu oleh fase Perigee dan bulan purnama yang terjadi secara bersamaan pada awal Januari. "Peringatan dini banjir rob sudah kami sampaikan sejak jauh-jauh hari agar masyarakat maupun pemerintah lebih waspada dan melakukan langkah-langkah antisipasi penanganan banjir tersebut," ucap Robbi.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!