Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

EwasteRJ dan Acer Libatkan 50 SMA Jabodetabek dalam Program Pengelolaan Sampah Elektronik

📅 Sabtu, 13 Jun 2026, 10:20 WIB | Oleh:
EwasteRJ dan Acer Libatkan 50 SMA Jabodetabek dalam Program Pengelolaan Sampah Elektronik Doc: istimewa
Ket. EwasteRJ bersama Acer Indonesia meluncurkan program "Sayang Bumi 2026" yang melibatkan 50 sekolah menengah atas (SMA) di wilayah Jabodetabek di SMAN 82 Jakarta Selatan pada Kamis (11/6).

JAKARTA - Pengelolaan sampah elektronik (e-waste) menjadi salah satu tantangan lingkungan yang semakin mendesak seiring meningkatnya penggunaan perangkat teknologi. Menyikapi kondisi tersebut, EwasteRJ bersama Acer Indonesia meluncurkan program "Sayang Bumi 2026" yang melibatkan 50 sekolah menengah atas (SMA) di wilayah Jabodetabek.

Program yang diperkenalkan di SMAN 82 Jakarta Selatan pada Kamis (11/6) itu mengajak sekolah-sekolah peserta untuk mengumpulkan sampah elektronik dengan target total 5 ton hingga November 2026.

Berdasarkan data Global E-Waste Monitor 2022, sekitar 62 juta ton sampah elektronik dihasilkan setiap tahun di seluruh dunia, dengan sebagian besar belum didaur ulang secara memadai. 

Sementara itu, Global E-Waste Monitor 2024 mencatat Indonesia sebagai salah satu penghasil limbah elektronik terbesar di Asia Tenggara, dengan timbunan mencapai 1,9 juta ton pada 2022.

Founder dan CEO EwasteRJ, Rafa Jafar, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran sekaligus membangun sistem pengelolaan sampah elektronik di lingkungan sekolah.

Menurutnya, pelaksanaan program juga bertepatan dengan persiapan penerapan kebijakan pengelolaan sampah yang lebih ketat oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk penghentian praktik open dumping dan penguatan pemilahan sampah mulai Agustus 2026.

Dalam pelaksanaannya, sekolah peserta akan memperoleh sejumlah fasilitas pendukung, antara lain edukasi mengenai ekonomi sirkular, pembentukan agen lingkungan di sekolah, penyediaan kotak pengumpulan (dropbox) permanen, layanan pengangkutan limbah elektronik, serta sertifikasi daur ulang.

Presiden Direktur Acer Indonesia, Leny Ng, mengatakan pihaknya melihat sekolah sebagai salah satu ruang penting untuk membangun kesadaran lingkungan sejak usia muda.

Ia menilai keterlibatan generasi muda dalam pengelolaan limbah elektronik dapat menjadi bagian dari upaya mendorong praktik konsumsi dan pembuangan perangkat teknologi yang lebih bertanggung jawab.

Untuk memastikan proses pengelolaan berjalan sesuai ketentuan, seluruh sampah elektronik yang terkumpul dari sekolah peserta akan ditimbang, didata, dan disalurkan ke fasilitas daur ulang berizin yang bekerja sama dengan EwasteRJ. Limbah tersebut selanjutnya akan diproses untuk dimanfaatkan kembali sebagai bahan baku dalam skema ekonomi sirkular.

Penyelenggara menyatakan informasi mengenai pendaftaran sekolah, mekanisme kompetisi, serta perkembangan pengumpulan sampah elektronik dapat dipantau melalui platform digital yang disediakan oleh masing-masing pihak. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Bursa Tokyo Berhasil Bangki...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

Waduhhh…Kasat Narkoba Tangsel Diringkus Bareskrim

27 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.