Speedboat Tenggelam di Maluku Barat Daya, 8 Orang Belum Diketahui Nasibnya
📅 Sabtu, 13 Jun 2026, 10:15 WIB | Oleh: Tim PenulisAMBON - Sebanyak delapan dari sepuluh penumpang speedboat yang tenggelam di sekitar Perairan Pulau Dai Kabupaten Maluku Barat Daya, Maluku, pada Kamis, (11/6) belum diketahui nasibnya dan masih dilakukan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan.
"Saat ini para korban belum ditemukan dan kami sementara melakukan koordinasi dengan pemilik speedboat yang digunakan para penumpang," kata Kepala BPBD Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD) Jemmy Lico yang dihubungi dari Ambon, Sabtu.
Dua dari sepuluh penumpang speedboat atas nama Yakob Anamofa (22) dan Ignasius Matrunkoly (42) dalam kondisi selamat setelah berupaya berenang kembali ke Desa Sinairusi dan meminta pertolongan masyarakat.
Menurut dia, speedboat berpenumpang 10 orang itu awalnya bertolak dari Desa Sinairusi menuju Tepa, Kecamatan Pulau Babar (Kabupaten MBD) pada Kamis, (11/6), namun terjadi cuaca buruk di sekitar Perairan Pulau Dai yang mengakibatkan speedboat tenggelam.
Pencarian telah dilakukan masyarakat bersama BPBD MBD menggunakan tiga unit speedboat dan KM Teifelin sejak terjadi musibah terhadap delapan penumpang lainnya, namun belum membuahkan hasil. Selanjutnya meminta bantuan SAR, karena pencarian awal ini juga terkendala cuaca buruk serta terbatasnya BBM.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Musibah kecelakaan laut ini telah kami laporkan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku dan tim SAR gabungan sementara melakukan operasi pencarian hingga saat ini," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon Muhammad Arafah membenarkan adanya laporan kecelakaan speedboat dari Kepala BPBD Kabupaten MBD pada Jumat, (12/6) pukul 08:30 WIT dan telah dilakukan operasi SAR.
"Lokasi kejadian pada koordinat LKK 7°39'2.95"S, 129°38'27.61"E di sekitar Perairan Pulai Dai (MBD) dengan jarak kurang lebih 264 NM Heading 160° arah Tenggara dari BRIN Ambon menggunakan Google Earth," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada 12 Juni 2026, pukul 09.30 WIT, Kansar Ambon melaksanakan Koordinasi dengan Yance Ritiauw selaku Kepala Desa Sinairusi yang menjelaskan jumlah korban 10 orang dengan keterangan dua selamat dan delapan dalam pencarian.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!