Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perlu Kerja Sama Antardaerah untuk Mengembangkan Wisata Budaya

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 06:55 WIB | Oleh:
Perlu Kerja Sama Antardaerah untuk Mengembangkan Wisata Budaya Doc: ist
Ket. wisata budaya

JAKARTA -  Tiap daerah tentu memiliki budaya sendiri-sendiri. “Maka, untuk mengembangkan potensi wisata budaya perlu didorong melalui kolaborasi antarpemerintah dan seluruh pemangku kepentingan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tandas Wakil Gubernur (Wagub) Jakarta, Rano Karno.

Dia mengatakan “Upaya ini harus terus didorong melalui kolaborasi semua pihak. Tadi saya juga berdiskusi dengan Bupati Pasaman mengenai langkah-langkah yang bisa dikerjakan bersama,” kata dia dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa.

Rano saat mengikuti prosesi adat Makan Bajamba di Rumah Tuo Leluhur Adat, Bonjol, Pasaman, Sumatera Barat, Selasa, mengatakan, Bonjol memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata budaya. Potensi itu didukung kekayaan alam, sejarah, serta kedekatan dengan sosok Pahlawan Nasional, Tuanku Imam Bonjol.

“Saya melihat Bonjol memiliki potensi yang luar biasa, baik dari sisi alam, budaya, maupun sejarah. Saya ingin Bonjol dan Pasaman menjadi destinasi wisata budaya yang kuat, bukan sekadar tempat yang dilewati, tetapi tujuan yang membuat orang singgah dan jatuh cinta pada budayanya,” kata dia.

Dalam kesempatan itu, Rano menegaskan pentingnya menjaga dan menghidupkan adat budaya sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus penguatan potensi wisata budaya. Menurut dia, adat dan budaya tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus terus diwariskan dan dihadirkan dalam kehidupan masyarakat agar tetap hidup lintas generasi.

“Adat dan budaya harus kita jaga dan hidupkan. Jangan sampai generasi mendatang hanya mengenalnya dari cerita. Mereka harus bisa merasakan langsung nilai dan maknanya,” kata dia.

Menutup sambutannya, Wagub Rano menyebut prosesi Makan Bajamba mengandung nilai kebersamaan, kesetaraan, dan persaudaraan yang penting untuk terus dirawat dalam kehidupan bermasyarakat.

“Adat Makan Bajamba mengajarkan kita tentang kebersamaan, duduk melingkar tanpa sekat, saling menghargai, dan mempererat persaudaraan tanpa memandang status. Inilah warisan yang harus kita jaga dan majukan bersama,” demikian Rano. Jakarta sendiri memiliki banyak potensi budaya yang dapat dikembangkan guna menarik wisatawan seperti Festival Budaya Betawi yang baru saja dilaksanakan. Pelaksanaan festival di Monas tersebut cukup sukses dihadiri ribuan warga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

Indonesia Vs Oman 3-0, Tambah Gol Keunggulan dari Kaki Ragnar Oratmangoen di Babak Kedua

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.