Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Taman Gapura Muka Cakung Diharap Menambah Ruang Terbuka

📅 Rabu, 07 Jan 2026, 01:25 WIB | Oleh:
Taman Gapura Muka Cakung Diharap Menambah Ruang Terbuka Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai meninjau Taman Gapura Muka di Cakung, Jakarta Timur, Selasa (6/1).

JAKARTA – Taman Gapura Muka di Cakung, Jakarta Timur, diharapkan menambah ruang terbuka hijau. Untuk sarana, taman ini akan dilengkapi CCTV. “Ruang terbuka hijau tersebut saya harap benar-benar memberi rasa aman dan nyaman bagi warga sekitar,” jelas Gubernur Jakarta, Pramono Anung, saat meninjau taman seluas 1.501,6 meter tersebut, Selasa (6/1).

Taman ini dibangun Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jakarta Timur sebagai bagian dari upaya memperluas ruang terbuka hijau dan menyediakan ruang publik berkualitas di kawasan permukiman. Dalam peninjauan tersebut, Pramono mengapresiasi kolaborasi lintas perangkat daerah yang berhasil merealisasikan pembangunan taman. Dia melihat antusiasme masyarakat yang tinggi terhadap kehadiran ruang hijau baru di wilayah Cakung itu. Pramono menyebut, masukan warga menjadi perhatian utama Pemprov Jakarta dalam pengelolaan taman kota.

“Saya melihat langsung apresiasi masyarakat yang luar biasa. Ada beberapa permintaan utama warga seperti penyediaan Wi-Fi, toilet, dan penerangan. Semuanya akan kami penuhi, termasuk pemasangan CCTV agar masyarakat merasa aman dan nyaman,” ujar Pramono. Untuk mendukung keselamatan pengunjung, Pemprov Jakarta juga akan membangun pelican crossing di sekitar taman. Fasilitas penyeberangan ini disiapkan karena lokasi taman berada di tepi jalan utama dengan arus lalu lintas yang cukup padat.

“Nanti akan kita lengkapi dengan pelican crossing supaya warga bisa menyeberang dengan aman. Kami juga berencana menanam pohon buah-buahan setelah mendapatkan izin dari Kementerian Pekerjaan Umum, sehingga manfaat ekologis taman ini bisa lebih optimal,” tambah Pramono. Dia menegaskan, Taman Gapura Muka Cakung tidak dirancang untuk beroperasi selama 24 jam.

Menurutnya, taman skala lingkungan perlu pengaturan jam operasional agar tetap terpantau dan terjaga keamanannya. “Taman ini berbeda dengan taman besar seperti Lapangan Banteng yang fasilitasnya sudah sangat lengkap. Saya tidak ingin taman lingkungan seperti ini tidak termonitor dengan baik,” ujarnya.

Taman Gapura Muka Cakung mengusung konsep ecological space dengan penerapan sistem rain harvesting dan rain garden yang berdampak positif bagi lingkungan. Taman ini juga berfungsi sebagai ruang publik perkotaan yang mendukung konsep Transit Oriented Development (TOD) karena terhubung dengan aktivitas transportasi publik dan mobilitas harian masyarakat.

Berbagai fasilitas disediakan di taman tersebut. Antara lain jogging track, area bermain anak, jalur refleksi, urban farming, amphitheater, seating area, serta plaza kegiatan warga. Seluruh fasilitas dirancang fungsional. Di sini taka da dukungan aktivitas bermalam guna menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Bendera Pusaka

Dalam kesempatan itu, Pramono juga menyampaikan rencana Pemprov Jakarta untuk segera meresmikan Taman Bendera Pusaka yang akan dilengkapi jogging track sepanjang sekitar 1,2 kilometer.Kehadiran taman tersebut diharapkan menjadi alternatif baru ruang olahraga warga, sehingga aktivitas tidak hanya terpusat di kawasan Gelora Bung Karno (GBK).

Lebih lanjut, Pramono menegaskan komitmen Pemprov menjadikan Jakarta sebagai kota yang semakin hijau dan nyaman. Ruang-ruang publik yang tersedia akan dioptimalkan melalui konsep ruang terbuka hijau tematik, seperti vertical garden, rain garden, hingga ruang aktivitas kreatif di kolong jalan layang. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

15 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

16 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
WTP Kesembilan Kali untuk P...

Kabar Gembira bagi Warga, Jembatan Senen Kembali Beroperasi

48 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...

Ribuan Lowongan Kerja Terbuka di Jakarta

51 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ribuan Lowongan Kerja Terbu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.