Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemuda Kledung Mandiri Lewat Pelestarian alam

📅 Sabtu, 02 Mei 2026, 15:52 WIB | Oleh:
Pemuda Kledung Mandiri Lewat Pelestarian alam Doc: ANTARA/Heru Suyitno
Ket. Bupati Temanggung Agus Setyawan berfoto bersama para pengurus Grasindi Kabupaten Temanggung, Kamis (30/4).

Temanggung -- Bupati Temanggung, Jawa Tengah, Agus Setyawan memberikan apresiasi kepada Gerakan Remaja Anak Sindoro (Grasindo) yang telah konsisten menjaga kelestarian Gunung Sindoro selama 30 tahun, kegiatan tersebut menjadi bukti pemuda Kledung mandiri lewat pelestarian alam.

Bupati Agus di Temanggung, Kamis, menilai kiprah Grasindo menginspirasi para pengelola basecamp jalur pendakian lainnya agar pemberdayaan dan tanggung jawab pelestarian lingkungan berada di tangan masyarakat setempat.

"Saya ucapkan apresiasi, terima kasih yang luar biasa kepada teman-teman Grasindo yang selama ini sudah menjaga Gunung Sindoro. Apa yang dikerjakan teman-teman Grasindo menjadi inspirasi di banyak tempat, khususnya teman-teman yang ada di Basecamp Sumbing dan Basecamp Prau," katanya.

Ia menceritakan sejarah singkat Grasindo yang berawal dari keprihatinan warga Desa Kledung pada tahun 1980-an. Kala itu pendakian belum tertata dan warga desa dengan tangan terbuka mempersilakan para tamu pendaki untuk beristirahat di rumah-rumah mereka.

Semangat melayani tamu inilah yang kemudian berkembang menjadi organisasi resmi pada tahun 1996.

"Grasindo sudah betul-betul bisa memberdayakan para pemuda-pemudi di Desa Kledung. Ini juga menjadi bentuk keramahtamahan kita dalam melayani tamu sesuai adat istiadat," katanya.

Bupati Temanggung pada kesempatan tersebut memberikan bibit pohon sebagai bentuk ikhtiar untuk menjaga alam. Sebuah oleh-oleh kecil yang selalu ia bawa di setiap acara sebagai pengingat bagi warga Kabupaten Temanggung agar terus menjaga kelestarian ekosistem.

"Hanya kita yang bisa menjaga. Tidak bisa mengandalkan orang lain, tapi harus kita. Kesadaran akan menjaga alam ini menjadi sangat penting untuk mencegah bencana," katanya.

Ketua Grasindo Riyan Indra Prayudha menjelaskan momentum tiga dekade ini mengangkat tema "Jejak Alam, Nafas Budaya, dan Arah Sejahtera". Tema tersebut dimaknai sebagai refleksi atas pengabdian panjang organisasi kepada masyarakat.

"Momen ini kami maknai sebagai simbol berbagai kegiatan yang telah kami lakukan dalam mengabdi kepada masyarakat. Semoga kebersamaan ini memperkuat kolaborasi dalam mencapai satu tujuan bersama yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negeri," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.