Tingkatkan Soft Skill dan Hard Skill Anak Berkebutuhan Khusus, Khofifah Resmikan SLB Negeri Pertama di Surabaya
📅 Senin, 05 Jan 2026, 17:58 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Koran Jakarta/Selocahyo
SURABAYA — Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meresmikan Sekolah Luar Biasa-B Negeri Karya Mulia Surabaya, Senin (5/1/2026). Sekolah yang sebelumnya dikelola Yayasan Karya Mulia itu kini resmi berstatus negeri setelah melalui proses administratif dan penyerahan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
Menurut Khofifah, perubahan status tersebut bermula dari niat yayasan untuk menyerahkan pengelolaan sekolah kepada pemerintah, yang kemudian ditindaklanjuti melalui proses legal dan administratif hingga dinyatakan final.
“Setelah prosesnya selesai, mereka secara resmi menyampaikan ke Pemprov dan menyampaikan melalui saya di Gedung Negara Grahadi, maka SLB-B Karya Mulia ini menjadi negeri,” ujar Khofifah.
Ia menerangkan, SLB-B merupakan sekolah dengan layanan lengkap mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA. Karena itu, Pemprov Jatim terus mendorong penguatan pendidikan khusus, baik dari sisi pengembangan soft skill maupun hard skill peserta didik.
“Kita sebetulnya sedang menguatkan skill, baik soft skill, maupun hard skill dari SLB yang ada di Jatim. Karena selain SMA, SMK yang juga di dalam kewenangan Pemprov adalah SLB,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Khofifah menambahkan, pada 2025 Pemprov Jatim melakukan renovasi dan revitalisasi tujuh SLB di berbagai daerah. Sebelumnya, revitalisasi juga dilakukan pada tiga SLB di Malang Raya. Upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan ruang belajar yang lebih nyaman dan mendukung semangat siswa.
Selain itu, SLB Negeri Karya Mulia juga dilengkapi dengan resource center yang akan bekerja sama dengan RSUD Dr. Soetomo dan rumah sakit lain. Fasilitas ini difokuskan pada deteksi dini disabilitas, termasuk sejak masa kehamilan, agar layanan pendidikan dan kesehatan dapat diberikan secara lebih tepat.
“Jadi semua bisa terdeteksi, terantisipasi, dan termitigasi, sehingga layanan-layanan yang diberikan juga bisa lebih memberikan solusi,” kata Khofifah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menyoroti pentingnya aksesibilitas dan sinergi lintas sektor, khususnya dalam membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, kesempatan kerja sudah disiapkan pemerintah, namun perlu dukungan bersama agar dapat diakses secara optimal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Aries Agung Paewai mengatakan, peresmian SLB Negeri Karya Mulia menjadi tonggak penting bagi Surabaya yang sebelumnya belum memiliki SLB berstatus negeri.
“Baru kali ini ada SLB di Surabaya yang statusnya negeri dan alhamdulillah dituntaskan dalam tahun 2025 atas arahan dan petunjuk Ibu Gubernur,” ujarnya.
Aries menegaskan, Pemprov Jatim berkomitmen memperluas keberadaan SLB negeri di wilayah lain yang belum memilikinya. Proses tersebut ditargetkan terus berjalan hingga 2026.
Ia juga menyebut, revitalisasi dan rehabilitasi SLB di Jawa Timur telah didukung anggaran sekitar 130 miliar rupiah yang bersumber dari APBD dan APBN, khusus untuk sekolah-sekolah berkebutuhan khusus.
“Dengan peresmian ini kami menegaskan sekali lagi bahwa Pemprov Jatim dan negara hadir di tengah-tengah masyarakatnya,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!