Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Mathius D. Fakhiri Ajak Warga Jaga Kerukunan Beragama dalam Ciptakan Papua Harmonis

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 08:12 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gubernur Mathius D. Fakhiri Ajak Warga Jaga Kerukunan Beragama dalam Ciptakan Papua Harmonis Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri saat memipin upcara bendera peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) yang bertempat di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jayapura, Sabtu (3/1). 

JAYAPURA – Gubernur Papua, Mathius D. Fakhiri, mengajak masyarakat terus menjaga dan memperkuat kerukunan umat beragama sebagai fondasi utama dalam menciptakan Papua harmonis.

"Kerukunan umat beragama adalah kekuatan besar Papua. Ini warisan leluhur yang harus terus kita jaga bersama, karena dari sinilah kedamaian dan persatuan Papua terbangun,” katanya disela-sela upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama (Kemenag) di Halaman Kantor Gubernur Provinsi Papua, Jayapura, Sabtu (03/1).

Untuk itu, pihaknya mengapresiasi Kemenag, khususnya Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Papua, atas peran aktifnya dalam menjaga toleransi dan keharmonisan kehidupan beragama di Tanah Papua.

"Toleransi di Papua telah terbangun sejak lama dan menjadi identitas masyarakat yang harus terus dipelihara, meskipun Papua kini mengalami pemekaran wilayah," ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, mari merawat bersama-sama kerukunan beragama di Tanah Papua agar tentram.

“Sejak saya menjabat Kapolda Papua hingga sekarang sebagai gubernur, saya melihat toleransi umat beragama di Papua sangat luar biasa. Ini tidak boleh melemah, justru harus semakin diperkuat,” katanya.

Pihaknya juga mendorong Kemenag agar terus meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan hingga menjangkau seluruh kabupaten di Papua, sehingga pelayanan dapat dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh masyarakat.

"Penghargaan seperti Harmony Award bukanlah tujuan utama, melainkan bagaimana nilai-nilai toleransi dan kerukunan benar-benar hidup dan dirasakan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari," ujarnya.

Dia menjelaskan yang terpenting bukan penghargaan, tetapi bagaimana suasana damai itu nyata, dirasakan, dan dinikmati oleh masyarakat Papua.

"Untuk itu peringatan HAB ke-80 Kemenag tersebut menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua dan Kemenag dalam menjaga kerukunan umat beragama serta mendukung pembangunan daerah yang berlandaskan nilai persatuan dan toleransi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Pasokan Listrik Andal dari ...
Daerah
Pemerintah Kota Mataram Aja...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.