Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Penyebab Kebakaran Mematikan di Bar Swiss Diduga dari Kembang Api

📅 Sabtu, 03 Jan 2026, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pihak berwenang memperingatkan bahwa dibutuhkan waktu berhari-hari untuk mengidentifikasi semua orang yang tewas, sehingga keluarga dan teman-teman mereka akan menunggu dengan penuh penderitaan.

Mengingat popularitas internasional Crans-Montana sebagai destinasi ski, warga asing diperkirakan akan termasuk di antara korban tewas.

Pihak berwenang Swiss juga telah berupaya mengidentifikasi para korban selamat yang mengalami luka bakar parah.

Komandan polisi regional kanton Wallis, Frederic Gisler, mengatakan kepada wartawan bahwa 113 dari 119 orang yang berhasil keluar telah diidentifikasi dan para pejabat bekerja "tanpa henti" untuk menyelesaikan tugas tersebut.

Dari korban luka, 71 orang adalah warga Swiss, 14 orang Prancis, 11 orang Italia, dan ada empat orang Serbia, serta warga negara Bosnia, Belgia, Polandia, Portugal, dan Luksemburg. 

Dalam 14 kasus, kewarganegaraan masih belum diketahui, kata Gisler.

Belgia, Prancis, Jerman, Italia, Luksemburg, dan Rumania termasuk di antara negara-negara yang membantu menampung para penyintas kebakaran. Komisioner manajemen krisis Uni Eropa, Hadja Lahbib, mengatakan 24 orang sudah dipindahkan.

Kepala kanton Wallis, Mathias Reynard, mengatakan total sekitar 50 orang akan dipindahkan untuk perawatan di luar Swiss.

Direktur pengelola rumah sakit di kanton Wallis, Eric Bonvin, mengatakan kepada AFP bahwa pasien yang dibawa masuk tidak hanya menderita luka bakar tetapi juga patah tulang dan gejala sesak napas, kemungkinan disebabkan oleh kepanikan saat bergegas keluar.

Dalam beberapa kasus, luka bakar tersebut tidak hanya bersifat eksternal, tetapi juga pernapasan -- luka bakar akibat menghirup asap yang "sangat kompleks dan sulit" untuk diobati, katanya.

"Mereka harus tetap diintubasi sampai mereka pulih dan sampai saluran pernapasan mereka stabil dan cukup terbuka lagi agar mereka dapat bernapas."

Sebagian besar kasus tersebut dikirim ke rumah sakit lain yang memiliki unit khusus, katanya.

Saat pihak berwenang mulai memindahkan jenazah dari bar yang terbakar pada hari Jumat, warga setempat menggambarkan Crans-Montana sebagai orang yang terkejut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Angka Kelaparan di Afrika L...
MILITER

Australia Protes Uji Coba Misil Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Australia Protes Uji Coba M...
Megapolitan
Bogor Fokus Hadirkan Pusat-...
Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

Awas! Ini Bahaya Tersembunyi Campur Pertamax dan Pertalite untuk Kendaraan Anda

22 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.