Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Penyebab Kebakaran Mematikan di Bar Swiss Diduga dari Kembang Api

📅 Sabtu, 03 Jan 2026, 10:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Penyebab Kebakaran Mematikan di Bar Swiss Diduga dari Kembang Api Doc: BBC
Ket. Dua foto yang telah diverifikasi BBC menunjukkan kembang api yang menyala terpasang pada botol sampanye di dalam klub malam Le Constellation di Swiss sebelum terjadi kebakaran.

CRANS-MONTANA - Kembang api yang diletakkan di bawah langit-langit berlapis busa kemungkinan besar memicu kebakaran yang menewaskan 40 pengunjung pesta Tahun Baru di sebuah bar ski di Swiss, kata pihak berwenang, Jumat (2/1), namun pemilik bar bersikeras semua standar keselamatan telah dipatuhi.

Para penyelidik yang berupaya mengungkap penyebab tragedi Kamis dini kari di kota resor Crans-Montana di Pegunungan Alpen Swiss, memfokuskan perhatian pada kembang api setelah melihat rekaman video dari ponsel dan berbicara dengan para korban selamat.

Gambar-gambar tersebut, beberapa di antaranya diunggah secara online, direkam oleh pengunjung pesta di bar Le Constellation dan menunjukkan kembang api yang ditancapkan di bagian atas botol sampanye yang diletakkan dekat dengan langit-langit rendah bar di ruang bawah tanah, yang ditutupi dengan bahan busa peredam suara.

Video menunjukkan bahan tersebut terbakar, tetapi para pengunjung—banyak di antara mereka berusia belasan dan dua puluhan—terus menari, tanpa menyadari jebakan maut yang mereka alami.

"Semuanya menunjukkan bahwa api bermula dari kembang api atau lilin Bengal yang dikibaskan tinggi di dekat langit-langit," kata kepala jaksa wilayah Wallis, Beatrice Pilloud, dalam konferensi pers.

Ketika para pengunjung pesta menyadari bahaya yang mengancam mereka, kekacauan pun terjadi, video-video yang menunjukkan mereka berebut dan berteriak-teriak.

Para saksi menggambarkan pemandangan mengerikan, ketika orang-orang berusaha memecahkan jendela untuk melarikan diri sementara yang lain, dengan luka bakar parah, berhamburan ke jalan.

Sebagian besar dari 119 korban selamat berada dalam kondisi kritis, sehingga rumah sakit di Swiss kewalahan dan puluhan orang dibawa ke negara-negara Eropa tetangga untuk mendapatkan perawatan luka bakar khusus.

Aturan Keselamatan 

Jacques Moretti, pemilik asal Prancis yang telah menjalankan bar tersebut sejak 2015 bersama istrinya Jessica, menegaskan kepada harian Swiss Tribune de Geneve bahwa norma-norma keselamatan telah dipatuhi.

"Semuanya dilakukan sesuai dengan peraturan," katanya.

Namun Pilloud mengatakan penerapan standar-standar tersebut merupakan salah satu fokus investigasi.

Keluarga Moretti -- yang selamat dari kebakaran tanpa cedera -- telah diinterogasi sebagai "saksi", namun belum ada pertanggungjawaban yang ditetapkan pada tahap ini, katanya.

Jumlah pasti orang yang berada di bar saat kebakaran terjadi masih belum jelas. Situs web Crans-Montana menyatakan tempat tersebut memiliki kapasitas 300 orang ditambah 40 orang di terasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah thats right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Mesir Coba Redam Titik Didih Konflik di Afrika

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Mesir Coba Redam Titik Didi...
Advertisement
Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

Gila, 350 Rekor Lahir di Asian Games Jepang

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.