Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lockheed Martin Amankan Kesepakatan Sistem Pencegat Rudal THAAD senilai $142,6 Juta dengan UEA

📅 Sabtu, 03 Jan 2026, 00:04 WIB | Oleh:
Lockheed Martin Amankan Kesepakatan Sistem Pencegat Rudal THAAD senilai $142,6 Juta dengan UEA Doc: Istimewa
Ket. UEA sudah mengoperasikan sistem pertahanan udara dan rudal Patriot PAC-3, dan integrasi THAAD menciptakan struktur pertahanan berlapis yang dimaksudkan untuk menangkal berbagai ancaman rudal balistik.

WASHINGTON DC - Badan Pertahanan Rudal Amerika Serikat memberikan modifikasi kontrak senilai 142,6 juta dolar AS kepada Lockheed Martin untuk mendukung dua baterai pencegat rudal Terminal High Altitude Area Defense (THAAD) yang dioperasikan oleh Uni Emirat Arab.

Dari Defence Blog, Lockheed Martin Space, yang berbasis di Sunnyvale, California, menerima modifikasi kontrak nonkompetitif, yang diidentifikasi sebagai P00073, berdasarkan kasus Penjualan Militer Asing yang sudah ada untuk UEA. Dengan tindakan ini, nilai total kontrak meningkat menjadi 876.747.896 dolar AS. Badan Pertahanan Rudal di Huntsville, Alabama, adalah badan pengadaan kontrak dengan nomor kontrak HQ0147-19-C-5001.

Menurut pemberitahuan kontrak, modifikasi tersebut termasuk kelanjutan operasi, pemeliharaan, dan keberlanjutan dua baterai THAAD yang beroperasi di UEA. Lingkup pekerjaan meliputi manajemen logistik, pemeliharaan basis data produk logistik, dukungan pelatihan, perbaikan dan pengembalian rudal dan darat, pengembangan dan keberlanjutan perangkat keras dan perangkat lunak, kemampuan perangkat keras dalam loop, layanan teknik, program pengawasan lapangan rudal, dan dukungan teknik khusus yang unik untuk pelanggan FMS.

Pekerjaan berdasarkan modifikasi ini akan dilakukan di beberapa lokasi, termasuk lokasi di Uni Emirat Arab serta fasilitas di Sunnyvale, California; Grand Prairie, Texas; Camden, Arkansas; Huntsville dan Anniston, Alabama; dan Troy, Alabama. Periode pelaksanaan dijadwalkan berlangsung dari Januari 2026 hingga Agustus 2028. Dana UAE FMS sebesar 142.621.543 dolar AS dialokasikan pada saat modifikasi ini. Satu penawaran diminta dan satu penawaran diterima.

THAAD adalah sistem pertahanan rudal yang dikembangkan AS yang dirancang untuk mencegat rudal balistik jarak pendek, menengah, dan jauh pada fase terminalnya menggunakan teknologi "tembak-dan-hancurkan". Sistem ini merupakan elemen sentral dari arsitektur pertahanan rudal balistik AS dan sekutunya dan dioperasikan oleh militer AS dan mitra internasional terpilih.

UEA baru-baru ini menandai sepuluh tahun sejak menerima baterai THAAD pertamanya, menjadi pelanggan Penjualan Militer Asing pertama Badan Pertahanan Rudal dan operator internasional pertama dari sistem tersebut. Menurut Lockheed Martin, UEA mewakili beberapa tonggak penting bagi program THAAD, termasuk menjadi penerima pertama perangkat keras THAAD yang dikirimkan oleh Lockheed Martin di luar Amerika Serikat dan lokasi keterlibatan operasional pertama sistem tersebut.

Lockheed Martin mengirimkan baterai THAAD pertama ke Uni Emirat Arab (UEA) pada Oktober 2015. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa pengiriman tersebut memposisikan THAAD sebagai elemen inti dari arsitektur pertahanan rudal negara tersebut. Pada saat itu, UEA sudah mengoperasikan sistem pertahanan udara dan rudal Patriot PAC-3, dan integrasi THAAD menciptakan struktur pertahanan berlapis yang dimaksudkan untuk menangkal berbagai ancaman rudal balistik.

Modifikasi kontrak pemeliharaan ini mendukung kesiapan operasional berkelanjutan dari baterai THAAD UEA sebagai bagian dari arsitektur berlapis tersebut. Pemeliharaan, logistik, dan dukungan teknik yang berkelanjutan diperlukan untuk memastikan ketersediaan sistem, kesiapan pencegat, dan integrasi dengan aset pertahanan udara dan rudal lainnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.