Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tiket Disatukan, Wisatawan Membeludak di Papuma–Watu Ulo

📅 Jumat, 02 Jan 2026, 23:18 WIB | Oleh:
Tiket Disatukan, Wisatawan Membeludak di Papuma–Watu Ulo Doc: ANTARA/HO-Disporaparbud Jember
Ket. Wisatawan membeludak di Pantai Papuma Jember saat perdana diberlakukan integrasi tiket wisata Papuma-Watu Ulo pada Jumat (2/1).

JEMBER -

Jumlah wisatawan ke Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo melonjak tajam setelah pemerintah daerah memberlakukan integrasi tiket dengan satu tarif Rp12.500 per orang sejak 2 Januari 2026.

Jumlah wisatawan membeludak saat mulai diberlakukan integrasi tiket objek wisata Pantai Pasir Putih Malikan (Papuma) dan Pantai Watu Ulo dengan satu tarif Rp12.500 per orang sejak 2 Januari 2026.

Sebelumnya tiket masuk Papuma sebesar Rp25.000 dan tiket masuk Pantai Watu Ulo sebesar Rp10.000 per orang.

"Menandai awal tahun 2026 sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Pemerintah Kabupaten Jember Ke-97, sebuah terobosan baru di sektor pariwisata resmi diluncurkan," kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Jember, Jawa Timur, Bobby Arie Sandy di Pantai Papuma, Jumat.

Mulai 2 Januari 2026, para wisatawan kini dapat menikmati dua destinasi ikonik Jember yakni Pantai Papuma dan Pantai Watu Ulo hanya dengan integrasi satu tiket seharga Rp12.500.

Kebijakan tiket satu pintu itu merupakan realisasi MoU yang telah disepakati sebelumnya yakni antara Bupati Jember Muhammad Fawait dan Kepala Perum Perhutani Divisi Regional Jawa Timur Wawan Triwibowo.

"Itu adalah kado spesial bagi masyarakat Jember di HUT Ke-97. Kami menerapkan integrasi tiket sebagai langkah nyata untuk meningkatkan daya tarik wisata dan memberikan kenyamanan lebih bagi pengunjung," tuturnya.

Menurut dia, penerapan tiket baru itu juga dibarengi dengan sistem pembayaran daring (online) untuk meminimalisir kebocoran pendapatan, bahkan data kunjungan kini dapat dipantau secara real-time melalui dasbor digital.

"Pada hari pertama pemberlakuan integrasi tiket, tercatat sebanyak 4.339 wisatawan yang masuk ke Papuma-Watu Ulo hingga pukul 17.00 WIB, bahkan jumlah tersebut bisa bertambah karena pengunjung terus berdatangan," katanya.

Bobby menjelaskan Pemkab Jember telah menyiapkan rencana besar untuk pengembangan infrastruktur pada 2026 dengan fokus utama mencakup pembangunan loket otomatis dan palang pintu elektrik di area tengah hingga depan.

"Selain itu juga penyediaan layanan shuttle gratis dari dinas perhubungan bagi wisatawan yang menggunakan bus, mengingat akses jalan tertentu yang tidak memungkinkan untuk kendaraan besar," ujarnya.

Menurut dia, tidak hanya sekedar kemudahan akses, namun tujuan jangka panjang dari kolaborasi itu adalah pemberdayaan masyarakat lokal, sehingga dengan meningkatnya jumlah kunjungan, maka sektor UMKM dan jasa transportasi lokal seperti ojek wisata akan diintegrasikan dalam ekosistem pariwisata yang baru.

"Target utama kami adalah menurunkan angka kemiskinan melalui sektor pariwisata. Jika kunjungan stabil dan meningkat, warga di sekitar Ambulu dan Wuluhan akan merasakan dampak ekonominya secara langsung," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.