Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Wisatawan Ingin Ruang Terbuka, Pengalaman Autentik, serta Tingkat Kepadatan yang Lebih Rendah

📅 Senin, 27 Apr 2026, 15:58 WIB | Oleh:
Wisatawan Ingin Ruang Terbuka, Pengalaman Autentik, serta Tingkat Kepadatan yang Lebih Rendah Doc: ANTARA/HO-Dinas Pariwisata Lumajang
Ket. Objek wisata Air Terjun Tumpak Sewu dengan latar belakang Gunung Semeru menjadi wisata andalan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Lumajang, Jawa Timur -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, Jawa Timur, memperkuat pengelolaan objek wisata alam untuk meningkatkan kunjungan wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

"Kekuatan utama daerah terletak pada kualitas lanskap alami yang dimiliki, yang menjadi daya tarik adalah keaslian alamnya. Tantangannya adalah menjaga kualitas pengalaman tersebut agar tetap konsisten," kata Bupati Lumajang Indah Amperawati dalam keterangannya di Lumajang, Jatim, Senin.

Menurut dia, penguatan wisata berbasis alam (nature-based tourism) semakin menunjukkan peran strategis dalam perkembangan pariwisata dan Kabupaten Lumajang menjadi salah satu daerah yang mampu memanfaatkan tren tersebut dengan mengandalkan kekuatan lanskap alami sebagai daya tarik utama bagi wisatawan, termasuk mancanegara.

Dua destinasi unggulan yakni Air Terjun Tumpak Sewu dan Teras Semeru, menjadi titik kunjungan utama.

Data Dinas Pariwisata Kabupaten Lumajang mencatat masing-masing 3.558 dan 1.271 kunjungan wisatawan mancanegara pada periode 14-31 Maret 2026.

Capaian tersebut sejalan dengan kecenderungan global. Sejumlah laporan industri pariwisata menunjukkan bahwa segmen wisata alam dan ekowisata mengalami pertumbuhan relatif lebih tinggi dibandingkan wisata konvensional, dengan estimasi pertumbuhan sekitar 10-15 persen per tahun.

Selain itu, pascapandemi, preferensi wisatawan cenderung mengarah pada destinasi yang menawarkan ruang terbuka, pengalaman autentik, serta tingkat kepadatan yang lebih rendah.

Dalam konteks ini, lanjutnya, karakter destinasi seperti Tumpak Sewu dengan lanskap air terjun bertingkat serta Teras Semeru dengan panorama pegunungan dinilai memiliki kesesuaian dengan preferensi tersebut.

"Pengembangan wisata alam memerlukan pengelolaan yang terukur. Sejumlah destinasi global menunjukkan bahwa peningkatan kunjungan tanpa pengaturan yang memadai dapat berdampak pada penurunan kualitas lingkungan," kata Bupati Indah.

Oleh karena itu, aspek daya dukung kawasan, pengaturan jumlah pengunjung, serta pengelolaan fasilitas dasar menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan, sehingga pertumbuhan harus tetap diimbangi dengan pengelolaan yang baik, agar lingkungan tetap terjaga.

Di sisi lain, tambah Indah, wisata alam juga memberikan kontribusi terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Kehadiran wisatawan mendorong tumbuhnya layanan pendukung seperti pemandu wisata, transportasi lokal, hingga usaha kecil di sekitar kawasan.

"Capaian Lumajang menunjukkan bahwa penguatan wisata alam dapat menjadi salah satu strategi pengembangan pariwisata yang adaptif terhadap tren global, selama didukung oleh pengelolaan yang konsisten dan berkelanjutan," ujarnya.

Dari Lumajang, praktik itu memperlihatkan bahwa wisata alam tidak hanya menjadi daya tarik, tetapi juga bagian dari upaya membangun sektor pariwisata yang berkualitas dan berdaya saing.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
Layanan paspor Minggu Ceria...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Knicks Akhiri Penantian 53 Tahun Rebut Gelar NBA

Knicks Akhiri Penantian 53 Tahun Rebut Gelar NBA

15 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.