Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sekda Kota Bandung Sebut Insenerator Pengolahan Sampah Cara Paling Cepat dan Efektif

📅 Kamis, 01 Jan 2026, 00:40 WIB | Oleh:

Ia menegaskan, penambahan mesin pengolahan ini ditujukan untuk menekan timbulan sampah harian Kota Bandung yang mencapai sekitar 1.500 ton per hari.

“Intinya, dalam waktu cepat kita ingin tonase sampah yang dihasilkan setiap hari bisa berkurang signifikan,” tegas dia.

Menurut Zulkarnain, mengandalkan pengangkutan sampah ke TPA saja tidak lagi memungkinkan karena adanya pembatasan kapasitas.

“Kalau hanya mengandalkan pengangkutan ke TPA Sarimukti saja, itu juga sudah dibatasi. Jadi tidak bisa mengejar produksi sampah kota kita dengan kapasitas yang diperbolehkan ke sana,” pungkas dia. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (4)

Sunarya sy
Sunarya sy
02 Jan 2026, 10:07 WIB.

Sempurna g*bloknya

Balas
⤴️ Balasan untuk Sunarya sy
Anak Kerinci
Anak Kerinci
05 Jan 2026, 17:27 WIB.

wolesss om..wkwkwkwkwkwk

Balas
abi wiratma
abi wiratma
03 Jan 2026, 09:16 WIB.

Duh vulgar banget om... Hahahaha

Balas
Naya Sunarya Naya
Naya Sunarya Naya
04 Jan 2026, 19:44 WIB.

Secanggih dan semahal apapun alat yg digunakan tidak akan efektif menghilangkan sampah sepanjang perilaku masyarakat dlm membuang sampah tidak dijadikan prioritas utama dari hulu nya..

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

20 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

UE Serukan Pembahasan Krisis Migran di Ceuta

50 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
UE Serukan Pembahasan Krisi...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.