Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenko PMK Ajak Generasi Muda Bijak dan Terapkan Nilai Pancasila di Ruang Digital

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 18:55 WIB | Oleh:
Kemenko PMK Ajak Generasi Muda Bijak dan Terapkan Nilai Pancasila di Ruang Digital Doc: RRI/Charlie Lopulua

JAKARTA - Deputi Bidang Koordinasi Penguatan Karakter dan Jati Diri Bangsa Kemenko PMK, Prof. Warsito, menegaskan Pancasila tetap relevan menghadapi perkembangan zaman. Menurut dia, penerapan nilai-nilai Pancasila perlu menyesuaikan perubahan kehidupan sosial, termasuk maraknya perundungan dan penghinaan melalui media sosial.

Ia menilai, tindakan merendahkan, memfitnah, serta menyebarkan informasi yang merugikan orang lain bertentangan dengan nilai kemanusiaan dalam Pancasila. Fenomena tersebut menjadi pengingat bahwa sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, perlu diterapkan secara nyata dalam kehidupan digital.

"Pancasila di era kekinian secara substansi tentunya tidak mengalami perubahan, tetapi cara mengaktualisasikannya perlu beradaptasi dengan perkembangan masyarakat," ujar dia pada Kamis (1/10).

Ia pun menjelaskan, menghormati martabat orang lain melalui perilaku bijak di media sosial merupakan bentuk pengamalan nilai kemanusiaan.

Terkait perlindungan generasi muda, pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital telah menerbitkan PP Tunas. Selain itu, pemerintah juga menetapkan kesepakatan tujuh menteri mengenai pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan artifisial dalam dunia pendidikan.

Ia mengatakan, perkembangan teknologi digital tidak dapat dihindari karena telah menjadi bagian dari pendidikan, pekerjaan, dan kehidupan sosial masyarakat. Karena itu, pemerintah mendorong pemanfaatan teknologi secara bijak dengan memperhatikan etika, kecerdasan, serta tanggung jawab dalam setiap interaksi digital.

"Kami memiliki program bijak dan cerdas berdigital dan ber-AI, termasuk memastikan etika kehidupan sosial juga diterapkan di ruang digital," ucap dia.

Ia menambahkan, penguatan karakter generasi muda menjadi prioritas agar mereka mampu menghadapi perubahan budaya tanpa kehilangan jati diri keindonesiaan.

Ia menegaskan, penguatan karakter berlandaskan Pancasila perlu dilakukan secara menyeluruh melalui keluarga, masyarakat, institusi pendidikan, hingga ruang ibadah. Pemerintah juga memperkuat pembinaan di ruang digital agar generasi muda tetap mencintai tanah air serta menjaga nilai kebangsaan di tengah keterbukaan informasi. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.