Kemenperin catat industri manufaktur tetap solid sepanjang tahun 2025
📅 Rabu, 31 Des 2025, 18:45 WIB | Oleh: Tim RedaksiLebih lanjut, berdasarkan data Global Manufacturing Value Added (MVA) yang dirilis World Bank, nilai MVA Indonesia pada tahun 2024 mencapai 265,07 miliar dolar AS, jauh di atas rata-rata MVA dunia yang hanya sebesar 78,73 miliar dolar AS.
Dengan capaian tersebut, Indonesia menempati peringkat ke-13 dunia dan masuk dalam jajaran 15 negara dengan nilai MVA terbesar.
Di tingkat Asia, Indonesia berada di peringkat kelima setelah China, Jepang, India, dan Korea Selatan. Sementara di kawasan ASEAN, Indonesia menempati posisi pertama dengan nilai MVA hampir dua kali lipat dibandingkan Thailand yang berada di peringkat kedua.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!