Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Kemenperin catat industri manufaktur tetap solid sepanjang tahun 2025

28 Rabu, 31 Des 2025, 18:45 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Kemenperin catat industri manufaktur tetap solid sepanjang tahun 2025 Kemenperin catat industri manufaktur tetap solid sepanjang tahun 2025 Doc: istimewa
Ket. Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (31/12)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menyatakan, industri manufaktur dalam negeri terus tumbuh dan solid sepanjang tahun 2025 yang menjadikannya sebagai penopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menyampaikan hal ini terlihat dari kontribusi industri pengolahan nonmigas terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional pada triwulan I hingga III tahun 2025 yang tercatat sebesar 17,27 persen.

Angka ini diproyeksikan terus meningkat pada triwulan IV-2025, seiring dengan menguatnya aktivitas produksi dan permintaan industri.

Dari sisi perdagangan luar negeri sepanjang Januari hingga Oktober 2025, nilai ekspor industri pengolahan nonmigas (IPNM) secara kumulatif mencapai 187,82 miliar dolar AS atau setara 80,25 persen dari total ekspor nasional.

Nilai tersebut meningkat signifikan sebesar 15,75 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kontribusi industri manufaktur terhadap capaian ekspor nasional selama ini konsisten mendominasi sehingga berperan penting dalam upaya menjaga kinerja neraca perdagangan Indonesia,” ujar Menperin dalam konferensi persnya di Jakarta, Rabu (31/12).

Dari sisi investasi, realisasi investasi IPNM pada triwulan III tahun 2025 mencapai Rp552 triliun atau setara 38,49 persen dari total investasi nasional.

Sejalan dengan itu, penyerapan tenaga kerja sektor industri pengolahan nonmigas hingga Agustus 2025 mencapai 20,31 juta orang atau sekitar 13 persen dari total tenaga kerja nasional.

Menurut Menperin, capaian itu menunjukkan tingkat kepercayaan investor yang tetap kuat terhadap prospek industri nasional, di tengah dinamika ekonomi global yang masih penuh tantangan.

Lebih lanjut, meski aktivitas industri berjalan positif, tingkat utilisasi industri pengolahan nonmigas pada Januari hingga Oktober 2025 masih berada di kisaran 61,2 persen yang menandakan masih terbukanya ruang ekspansi besar untuk mengoptimalkan kapasitas produksi nasional.

Menperin menekankan, pertumbuhan industri pengolahan nonmigas telah melampaui pertumbuhan ekonomi nasional sejak triwulan II-2025 dan diproyeksikan terus berada di atas pertumbuhan ekonomi pada triwulan IV-2025.

Dari sisi sektoral, sejumlah subsektor industri pengolahan nonmigas mencatatkan pertumbuhan yang kuat di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi.

Industri logam dasar menjadi subsektor dengan pertumbuhan tertinggi sebesar 16,04 persen, diikuti industri mesin dan perlengkapan sebesar 9,97 persen, industri pengolahan lainnya, serta jasa reparasi dan pemasangan mesin dan peralatan sebesar 9,55 persen.

Sementara itu, subsektor lainnya seperti industri kulit dan alas kaki, industri barang logam dan elektronik, industri tekstil dan pakaian jadi, industri kertas, percetakan, serta industri furnitur tetap menunjukkan kinerja solid dengan pertumbuhan di kisaran 1 hingga 5 persen.

Lebih lanjut, berdasarkan data Global Manufacturing Value Added (MVA) yang dirilis World Bank, nilai MVA Indonesia pada tahun 2024 mencapai 265,07 miliar dolar AS, jauh di atas rata-rata MVA dunia yang hanya sebesar 78,73 miliar dolar AS.

Dengan capaian tersebut, Indonesia menempati peringkat ke-13 dunia dan masuk dalam jajaran 15 negara dengan nilai MVA terbesar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta

Rupiah Rentan Terkoreksi - 28 Oktober 2026

47 menit yang lalu | Rizal Azhari

Ekonomi
Rupiah Rentan Terkoreksi - ...
Olahraga
Pemain PSG Kvaratskhelia Su...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dikabarkan Dipanggil KPK Hari Ini, MAKI: Jika Mangkir Lagi KPK Harus Jemput Paksa

28 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.