Antisipasi Angin Kencang, Pemkot Surabaya Deteksi Pohon Rawan Tumbang
📅 Senin, 22 Des 2025, 00:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SSelain itu, Dedik menyebut, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Surabaya Single Window (SSW) Alfa. "SSW Alfa juga ada pelayanan pemotongan, perantingan pohon. Sebenarnya sudah banyak akses jalur (pengajuan), di sambat warga juga bisa," katanya.
Terkait biaya pemotongan pohon di rumah warga, Dedik menegaskan tidak ada pungutan biaya. "Tidak ada biaya, yang ada itu penggantian pohon. Di SSW Alfa sudah dijelaskan, jika ada warga meminta bantuan pemotongan pohon, silakan mengisi di aplikasi SSW Alfa, pohonnya apa, diameter berapa, kemudian harus diganti apa. Itu bisa lebih detail di SSW Alfa," tegasnya.
Adapun mengenai pengajuan perantingan yang belum ditindaklanjuti, Dedik menjelaskan jika DLH Surabaya menerapkan skala prioritas berdasarkan tingkat bahaya. "Teman-teman (DLH) kalau ada pengusulan perantingan itu memang kami cek dulu kondisi tanamannya. Jadi memang ada prioritas-prioritas, kalau memang ini (pohon) rawan keropos dan membahayakan, tentu itu yang menjadi prioritas kita," ujarnya.
Selain itu, lokasi pohon juga menjadi pertimbangan utama. Misalnya pohon tersebut berada di tepi jalan raya dan kondisinya berpotensi membahayakan pengendara atau mengganggu lalu lintas. Ia menegaskan keselamatan pengguna jalan menjadi fokus utama DLH dalam penanganan pohon rawan tumbang.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Misalnya (pohon) di tepi jalan raya, bisa mengganggu lalu lintas dan sebagainya ini juga kami prioritaskan. Jadi, teman-teman DLH harus memprioritaskan, ranting pohon yang ada di jalan raya yang memang kondisinya butuh segera diranting," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!