Astronot Pengguna Kursi Roda Pertama Mendarat dari Perjalanan ke Tepi Antariksa
📅 Minggu, 21 Des 2025, 05:40 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SBenthaus sangat bertekad untuk melakukan sebanyak mungkin hal sendiri. Tujuannya bukan hanya untuk membuat ruang angkasa dapat diakses oleh penyandang disabilitas, tetapi juga untuk meningkatkan aksesibilitas di Bumi.
Meskipun mendapat banyak tanggapan positif di dalam "lingkaran pergaulan saya", dia mengatakan bahwa orang luar tidak selalu bersikap inklusif.
“Saya sangat berharap ini membuka peluang bagi orang-orang seperti saya, saya berharap ini hanyalah permulaan,” katanya.
Selain Koenigsmann, Benthaus berbagi perjalanan dengan para eksekutif bisnis dan investor, serta seorang ilmuwan komputer. Mereka menambah daftar penjelajah ruang angkasa Blue Origin menjadi 86 orang.
Sebaiknya Anda baca juga:
Bezos, miliarder pendiri Amazon, menciptakan Blue Origin pada tahun 2000 dan meluncurkan penerbangan luar angkasa penumpang pertamanya pada tahun 2021. Sejak itu, perusahaan tersebut telah mengirimkan pesawat ruang angkasa ke orbit dari Cape Canaveral, Florida, menggunakan roket New Glenn yang lebih besar dan lebih kuat, dan sedang berupaya mengirimkan wahana pendarat ke bulan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!