BPH Migas Sebut Kilang Cilacap Optimal Jaga Stok BBM untuk Arus Balik Lebaran
📅 Jumat, 27 Mar 2026, 18:55 WIB | Oleh: SriyonoJAKARTA - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan Kilang Refinery Unit (RU) IV Cilacap dan Fuel Terminal (FT) Maos di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, optimal menjaga stok BBM selama arus balik Lebaran 2026.
Anggota Komite BPH Migas Eman Salman Arief, dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (27/3), menjelaskan pasokan dan distribusi di Jawa Tengah selama arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah berada dalam kondisi lancar.
Menurut dia, keandalan operasional kilang dan distribusi energi di wilayah tersebut telah disiagakan secara optimal sejak jauh hari, termasuk melalui koordinasi lintas sektor.
"BPH Migas telah mendengar langsung paparan dari Tim Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah dan Kilang Cilacap bahwa seluruh infrastruktur dan operasional telah disiapkan dengan baik untuk menghadapi arus balik Ramadhan dan Idul Fitri," katanya saat meninjau kesiapan Kilang Cilacap dan FT Maos, Kamis (26/3/2026).
Kilang Cilacap, yang menyumbang 30 persen kapasitas pengolahan BBM nasional, menjadi titik strategis menjaga ketahanan energi dalam negeri.
Sebaiknya Anda baca juga:
Produksi berbagai jenis BBM seperti Pertalite, Pertamax, hingga LPG ditingkatkan guna mengantisipasi lonjakan konsumsi masyarakat selama mudik dan arus balik Lebaran.
Eman menyebut berbagai inovasi juga terus dilakukan Kilang Cilacap untuk meningkatkan kapasitas dan keandalan produksi di antaranya pengembangan biorefinery.
"Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan selama periode Ramadhan dan Idul Fitri, juga dalam penyediaan energi nasional," ungkapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun, Eman mengingatkan kegiatan operasi kilang tetap menjaga aspek health, safety, security, and environment (HSSE).
BPH Migas juga mengapresiasi peran Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah dan Fuel Terminal Maos yang menjadi bagian penting dalam sistem distribusi energi di Jawa Tengah.
Menurut Eman, Jawa Tengah memiliki posisi krusial dalam distribusi energi nasional, karena menjadi simpul utama pergerakan masyarakat saat arus mudik maupun balik.
"Kalau Jakarta sibuk saat mudik dan Jawa Timur saat arus balik, maka Jawa Tengah menghadapi keduanya. Karena itu, kesiapan di wilayah ini menjadi sangat penting," tambahnya.
Eman juga menjelaskan selaku Koordinator Posko Nasional Sektor ESDM Periode Ramadhan dan Idul Fitri (RAFI) 2026, BPH Migas terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Korlantas Polri, untuk memantau pergerakan lalu lintas serta mengantisipasi lonjakan kebutuhan BBM di jalur strategis.
Sementara itu, Direktur Operasi Kilang PT Pertamina Patra Niaga Didik Bahagia mengatakan periode Ramadhan dan Idul Fitri kali ini, Kilang Cilacap menghadapi tantangan lebih besar dibanding tahun sebelumnya, terutama akibat dinamika geopolitik global.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (5)
27 Mar 2026, 22:00 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas27 Mar 2026, 22:00 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas27 Mar 2026, 22:00 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas28 Mar 2026, 11:44 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
Balas28 Mar 2026, 11:44 WIB.
Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam
BalasSilakan login via Google untuk dapat memberi komentar!