Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Barantin Pastikan 262.240 Bibit Eukaliptus Asal Jambi Bebas Organisme Pengganggu Tumbuhan.

📅 Rabu, 17 Jun 2026, 09:16 WIB | Oleh:
Barantin Pastikan 262.240 Bibit Eukaliptus Asal Jambi Bebas Organisme Pengganggu Tumbuhan. Doc: Antara Foto
Ket. Pengiriman eukaliptus asal Jambi melalui kargo bandara ke Kalteng.

Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Jambi memastikan kesehatan 262.240 batang bibit eukaliptus (Eucalyptus sp.) yang dikirim ke Kalimantan Tengah dan dinyatakan bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK).

"Komoditas senilai Rp224.400.000 itu dilepas melalui kargo Bandara Sultan Thaha Jambi, Jumat (12/6), setelah dinyatakan bebas dari Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK)," kata Kepala Karantina Jambi Sudiwan Situmorang di Jambi Selasa.

Ia menjelaskan pemeriksaan dan pengawasan dilakukan secara ketat untuk mencegah penyebaran hama dan penyakit tumbuhan yang berpotensi mengganggu sektor kehutanan dan perkebunan.

Menurut dia, Karantina berperan memastikan setiap media pembawa tumbuhan yang dilalulintaskan antarwilayah memenuhi persyaratan kesehatan tumbuhan.

Sebelum menerbitkan sertifikat karantina, petugas melakukan pemeriksaan langsung di lokasi pembibitan awal (pre-nursery) untuk memastikan kondisi bibit yang akan dikirim.

Pemeriksaan difokuskan pada deteksi Austropuccinia psidii, cendawan penyebab penyakit karat daun yang dapat menyerang tanaman famili Myrtaceae, termasuk eukaliptus.

Selain pemeriksaan lapangan, petugas juga melakukan pengujian laboratorium guna memastikan bibit dalam kondisi sehat dan aman untuk dilalulintaskan.

"Hasil pemeriksaan menunjukkan bibit eukaliptus berada dalam kondisi sehat dan tumbuh dengan baik. Tidak ditemukan gejala visual yang mengarah pada keberadaan Austropuccinia psidii," ujar Sudiwan.

Ia menilai hasil tersebut menunjukkan proses produksi dan pemeliharaan bibit telah dilakukan dengan baik sehingga tidak berpotensi menyebarkan penyakit ke daerah tujuan.

Sudiwan mengatakan pengiriman bibit eukaliptus asal Jambi menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan data Best Trust, pengiriman perdana pada Desember 2025 dilakukan sebanyak tiga kali dengan total 70.420 batang.

Sementara hingga Juni 2026, tercatat empat kali pengiriman dengan total 310.440 batang bibit.

Secara keseluruhan, sejak Desember 2025 hingga Juni 2026 telah dilakukan tujuh kali pengiriman bibit eukaliptus ke luar provinsi dengan total 380.860 batang.

Menurut Sudiwan, pengiriman ratusan ribu bibit tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor kehutanan nasional.

"Melalui pengawasan karantina yang ketat dan kolaborasi dengan pelaku usaha, distribusi komoditas tumbuhan dapat berlangsung lancar sekaligus menjaga keamanan hayati Indonesia," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Megapolitan
Wilayah Barat dan Timur Bog...

BBM Mahal, Warga Tangerang Hijrah ke Pertalite

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
BBM Mahal, Warga Tangerang ...

Bandit yang Memalak di Jakarta Pusat Diringkus

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Bandit yang Memalak di Jaka...
Luar Negeri
Swiss Siap Menjadi Tuan Rum...

Warga Russia Dibatasi dalam Membeli Bahan Bakar Kendaraan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Luar Negeri
Warga Russia Dibatasi dalam...
Nasional
IABI: Gempa Magnitudo 6,7 d...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp73.000/...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.