Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Program 'Gemar', Dekatkan Hubungan Emosional Ayah dan Anak

📅 Jumat, 19 Des 2025, 14:11 WIB | Oleh:

Mengenai kurangnya peran ayah, seorang ibu yang menjalankan tugas ganda dalam mengurusi keperluan anak, bisa jadi terasa berat dalam membersamai anak bertumbuh.

Pelayanan seorang ibu terhadap anak yang tidak dilandasi dengan rasa nyaman, sangat mungkin justru penuh dengan sikap emosional, akan berdampak kurang baik pada jiwa anak. Anak akan tervibrasi oleh kondisi jiwa si ibu yang tidak damai.

Sebaliknya, jika tugas-tugas domestik itu terdistribusi dengan bentuk pedulinya ayah, anak akan mendapatkan keuntungan. Selain rasa aman karena kedekatan dengan figur maskulin ayah, anak juga menerima limpahan kasih sayang yang lebih tulus dari seorang ibu yang beban fisik dan psikisnya tidak berlebihan.

Secara psikologi, kedekatan ayah dengan anak dapat meningkatkan kecerdasan anak, baik kecerdasan intelektual maupun kecerdasan sosialnya.

Menyauti program Gemar, tentu saja hal ini hanya merupakan pemantik kesadaran para ayah untuk mulai belajar peduli pada kondisi fisik dan jiwa istrinya, sekaligus juga peduli pada anak yang membutuhkan sosok "pelindung" dan penghadir rasa aman.

Melalui momentum Gemar, para ayah bisa berlatih untuk, misalnya, setiap pagi menyediakan makanan untuk anaknya, mengontrol tas sekolah anak, apakah buku yang dimasukkan ke dalam tas sudah sesuai dengan jadwal pelajaran di hari itu. Kepedulian ayah ini bisa ditunjukkan juga dengan selalu bertanya mengenai tugas pekerjaan rumah (PR) dari sekolah.

Ayah juga bisa belajar mengantarkan anak ke sekolah, kemudian menyempatkan waktu untuk menjemput anak ke sekolah tanpa mengganggu tugas penting di lingkungan tempat kerjanya.

Ketika pulang dari tempat kerja, seletih apapun, ayah dapat menemani anak bermain. Selain mengajarkan anak untuk memiliki rasa peduli, dalam jangka panjang, kedekatan dan kepedulian ayah pada anak itu juga akan menguntungkan si ayah di masa tuanya kelak.

Ayah yang selalu hadir dan peduli, tanpa diminta pun, si anak akan menunjukkan peduli pada orang tua, terutama, ketika orang tua sudah memasuki masa usia sepuh.

Pada perkembangan tugas selanjutnya, si anak, nantinya juga akan memasuki kehidupan berkeluarga. Jika laki-laki, anak itu akan menjadi sosok ayah yang peduli pada keluarga. Jika perempuan, ia akan mampu berkomunikasi dengan suaminya secara jernih untuk mengelola rumah tangga dengan baik dan penuh rasa damai. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Qatar Dorong Negara Teluk H...
Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

Pemkot Bandung Tertibkan 63 Bangunan Liar di Kawasan Dipati Ukur

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
# 7
Crysencio Summerville
📅 Rabu, 24-Jun-2026
Crysencio Summerville
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.