Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Bengkulu-Rejang Lebong Kerja Sama Pemasaran Paket Wisata

31 Sabtu, 23 Agu 2025, 09:00 WIB | Oleh:
Bengkulu-Rejang Lebong Kerja Sama Pemasaran Paket Wisata Bengkulu-Rejang Lebong Kerja Sama Pemasaran Paket Wisata Doc: ANTARA/Nur Muhamad
Ket. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi (empat dari kanan) bersama Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri dan Wabup Hendri Praja berfoto bersama usai menandatangani MoU pengembangan bidang kepariwisataan, Jumat (22/8).

Rejang Lebong, Bengkulu --Pemerintah Kota Bengkulu dengan Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu menjalin kerja sama dalam pembuatan dan pemasaran paket wisata terpadu kedua daerah.

Wali Kota Bengkulu Dedi Wahyudi usai menandatangani MoU dengan Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri di Rumah Dinas Bupati Rejang Lebong, Jumat, mengatakan kerja sama yang dilakukan kedua daerah itu bertujuan untuk mempercepat pembangunan terutama bidang kepariwisataan kedua daerah.

"Kerja sama ini dilakukan bukan saling bersaing, tetapi bersinergi untuk itulah pada hari ini kita menandatangani MoU pengembangan bidang kepariwisataan antara Kota Bengkulu dan Pemkab Rejang Lebong," kata dia.

Dia menjelaskan Kota Bengkulu memiliki beragam destinasi unggulan mulai dari wisata sejarah seperti Benteng Marlborough, Rumah Bung Karno dan Rumah Fatmawati.

Selain itu Kota Bengkulu juga memiliki wisata alam Pantai Panjang, kemudian Hutan Mangrove, Danau Dendam Tak Sudah, serta wisata kuliner. Serta didukung akses Bandara Fatmawati sehingga Kota Bengkulu menjadi pintu masuk wisatawan ke Provinsi Bengkulu.

"Kalau di Kabupaten Rejang Lebong ini dikenal dengan wisata alam pegunungan seperti Bukit Kaba, Danau Mas Harun Bastari, Suban Air Panas, serta air terjun di berbagai kecamatan," terangnya.

Dengan adanya MoU yang dibuat oleh kedua daerah ini maka disepakati kerja sama pengembangan pariwisata dengan menyiapkan dan memasarkan paket wisata terpadu.

Wisatawan yang tiba di Kota Bengkulu selain akan menikmati objek wisata di kota, juga bisa menikmati objek wisata di Kabupaten Rejang Lebong.

Menurut dia, pola pengembangan pariwisata yang dilakukan kedua daerah ini diyakininya tidak hanya bisa meningkatkan PAD juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di kedua daerah.

Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri menjelaskan, di Kabupaten Rejang Lebong saat ini sudah ada 99 objek wisata unggulan yang digarap pemerintah daerah, desa maupun atas nama pribadi.

"Hampir setiap kecamatan di Rejang Lebong memiliki destinasi wisata seperti Air Terjun Curup Lekat kita kembangkan olahraga canyoneering yang diminati wisatawan. Bahkan, pengunjung harus mendaftar dan membayar lebih dulu karena tingginya peminat," kata Muhammad Fikri.

Dia menambahkan, hal serupa juga tengah dikembangkan di objek wisata Air Terjun Tri Sakti di Desa Belitar Seberang, Kecamatan Sindang Kelingi, yang pada tahun 2022 masuk dalam 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) Kemenparekraf.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

Gubernur Jabar Prihatin Banyak Warganya Terjerat Pinjol dan Judol

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.