Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gig Economy Pola Kerja yang Lebih Fleksibel

📅 Jumat, 19 Des 2025, 03:33 WIB | Oleh:
Gig Economy Pola Kerja yang Lebih Fleksibel Doc: ANTARA/Reno Esnir
Ket. Pramono Anung

JAKARTA - Perkembangan gig economy menandai lahirnya pola kerja baru yang lebih fleksibel, berbasis keterampilan, serta didukung pemanfaatan teknologi digital. “Pola kerja ini dinilai sangat relevan dengan karakter Generasi Z yang adaptif terhadap perubahan dan teknologi,” tandas Gubernur Jakarta Pramono Anung, di Jakarta, Kamis (18/12).

Dia mengatakan ini dalam acara peluncuran “Program Gig Economy bagi Generasi Z,” Kamis (18/12). Dalam acara ini sekaligus soft launching AI Innovation Challenge di Jakarta Creative Hub, Jakarta Pusat. Program ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi, inkubasi, serta pengembangan talenta muda dalam menghadapi percepatan transformasi ekonomi digital Ibu Kota.

Gig economy merupakan sistem pekerjaan yang tidak bergantung pada hubungan kerja tetap. Seseorang memperoleh penghasilan dari tugas atau proyek tertentu melalui platform digital seperti Gojek, Grab, Shopee, hingga TikTok.

“Bagi Generasi Z, gig economy bukan sekadar alternatif lapangan kerja, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan kreativitas, kemandirian, serta daya saing di tingkat nasional dan global,” jelasnya. Gubernur Pramono menambahkan, melalui program pelatihan dan inkubasi yang diselenggarakan, peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis.

Mereka juga didorong membangun pola pikir kolaboratif serta mampu menciptakan ekosistem yang melahirkan talenta unggul, inovator muda, dan menjadi pelaku gig economy yang produktif.

Pramono menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat ekosistem tersebut. Keterlibatan kementerian dan lembaga pusat, BUMN, dunia usaha, hingga mitra pembangunan dinilai menjadi faktor kunci. Dengan begitu, program gig economy dan pengembangan kecerdasan buatan dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

“Saya berharap generasi muda dapat memanfaatkan program ini secara optimal untuk mengasah keterampilan, memperkaya portofolio, dan mempersiapkan diri menghadapi dinamika pasar kerja yang terus berkembang,” tambah Pramono. Pemprov Jakarta, lanjutnya, berkomitmen terus menghadirkan ekosistem kerja yang produktif dan inklusif bagi talenta muda.

Melalui penguatan gig economy dan inovasi berbasis teknologi, diharapkan lahir generasi unggul yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Jakarta secara berkelanjutan. pdr

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Luar Negeri
Trump Kunjungi Irlandia, Te...
Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.