Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yogyakarta Kian Dilirik Turis Asing, Kunjungan Wisman via YIA Capai 10.887 Orang

📅 Senin, 03 Agu 2026, 18:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Yogyakarta Kian Dilirik Turis Asing, Kunjungan Wisman via YIA Capai 10.887 Orang Doc: ANTARA/ HO-Humas SIG
Ket. Ilustrasi-Seseorang berjalan di kawasan Yogyakarta International Airport yang memiliki total luas area mencapai 587 hektare (ha) di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta.

YOGYAKARTA – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) menjadi salah satu indikator penting pemulihan sektor pariwisata sekaligus sumber devisa bagi perekonomian.

Peningkatan jumlah wisman tidak hanya mencerminkan daya tarik destinasi Indonesia, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan okupansi hotel, aktivitas transportasi, kuliner, hingga pertumbuhan UMKM lokal.

Tantangannya adalah menjaga tren pertumbuhan tersebut melalui peningkatan konektivitas, kualitas layanan, keamanan destinasi, dan penyelenggaraan atraksi wisata yang berkelanjutan agar kontribusi sektor pariwisata terhadap ekonomi nasional semakin optimal.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke daerah ini pada Juni 2026 yang masuk melalui Yogyakarta International Airport (YIA) mencapai 10.887 orang.

"Sepanjang Juni 2026, jumlah kunjungan wisman yang masuk melalui Bandara YIA mencapai 10.887 kunjungan, meningkat 4,44 persen dibandingkan Juni 2025," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala BPS DIY Endang Tri Wahyuningsih di Yogyakarta, Senin (3/8).

Menurut dia, secara kumulatif periode Januari sampai Juni 2026, jumlah kunjungan wisman mencapai 51.973 kunjungan, atau naik 20,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Wisatawan mancanegara masih didominasi oleh pengunjung asal negara-negara di kawasan ASEAN, khususnya Malaysia, Singapura dan Tiongkok," katanya.

Sementara itu, jumlah perjalanan wisatawan nusantara (wisnus) tujuan DIY pada Juni 2026 tercatat sebanyak 4,26 juta perjalanan, meningkat 0,60 persen dibandingkan Mei 2026 dan melonjak 25,91 persen dibandingkan Juni 2025.

Sedangkan secara kumulatif Januari–Juni 2026, perjalanan wisnus mencapai 22,47 juta perjalanan, atau tumbuh 7,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Peningkatan ini didukung oleh momentum libur sekolah, libur nasional, serta berbagai kegiatan seni, budaya dan olahraga yang berlangsung di DIY sepanjang bulan Juni 2026," katanya.

Lebih lanjut Endang mengatakan sejalan dengan meningkatnya mobilitas wisatawan, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel juga mengalami peningkatan, pada Juni 2026, TPK hotel bintang naik 3,30 poin dibanding Mei 2026, dan naik 6,50 poin dibanding Juni 2025.

Sementara itu, lanjut dia, TPK hotel nonbintang dan akomodasi lainnya naik 2,32 poin secara bulanan dan 4,41 poin secara tahunan.

BPS DIY juga mencatat jumlah tamu yang menginap di hotel pada Juni 2026 meningkat menjadi 879.459 orang, atau naik 5,19 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

"Kinerja pariwisata DIY pada Juni 2026 menunjukkan tren yang positif. Peningkatan kunjungan wisatawan, baik mancanegara maupun nusantara, serta membaiknya tingkat hunian hotel mencerminkan DIY masih menjadi destinasi yang diminati," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Meski Melambat, Industri Tetap Ekspansi! Kemenperin: Ini 2 Sektor Paling Moncer
    Meskipun data Indeks Kepercayaan Industri (IKI) Agustus 2026 ...
  • Kawasan Industri Tak Lagi Kompetitif, Investor Mulai Melirik Vietnam
    Meskipun banyak pabrik di Indonesia kini mulai beralih ...
  • Mesin Produksi Kembali Panas! BI Sebut Industri Pengolahan Tumbuh di Awal 2026
    Sebagai seseorang yang rutin mengikuti perkembangan sektor pengolahan, ...
  • Badan Pusat Statistik: Harga Beras Premium dan Medium Kompak Naik pada Agustus
    Informasi yang sangat komprehensif terkait laporan BPS bulan ...
  • Warga Asing Asal Aljazair Ini Bikin Geger, Lakukan Ritual Berendam di Danau Sunter
    Dia sedang melakukan ritual/ibadah sesuai kepercayaannya, knp kalian ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Nasional
Menhut: Kewaspadaan Terhada...

Ayam Ras Sumber Inflasi NTB dan Jakarta

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ayam Ras Sumber Inflasi NTB...

Kebakaran di kawasan pendakian Semeru

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Kebakaran di kawasan pendak...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Menkeu: Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

Menkeu: Pemerintah Bidik Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen pada 2027

01 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.