Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gubernur Pramono Sentil Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral Baru Perbaiki Jalan Rusak

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 17:45 WIB | Oleh:
Gubernur Pramono Sentil Pasukan Kuning: Jangan Tunggu Viral Baru Perbaiki Jalan Rusak Doc: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung usai menghadiri kegiatan apresiasi, silaturahmi, dan halalbihalal di Kantor Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Dinas Bina Marga, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa (14/4).

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta jajaran "pasukan kuning" Dinas Bina Marga untuk mengubah pola kerja dari reaktif menjadi proaktif dalam menjaga kondisi infrastruktur kota.

Pramono menegaskan bahwa pemeliharaan jalan, terutama penanganan lubang, tidak boleh lagi bergantung pada laporan warga atau menunggu suatu masalah menjadi viral di media sosial, melainkan harus didasari pada pemantauan rutin yang teliti oleh petugas di lapangan.

“Jangan hanya bekerja karena komplain atau sesuatu yang viral. Kepekaan dan ketelitian dalam memantau kondisi jalan merupakan wujud pelayanan yang sesungguhnya,” kata Pramono saat menghadiri kegiatan apresiasi, silaturahmi, dan halalbihalal di Kantor Unit Pengelola Penyelidikan, Pengujian, dan Pengukuran Dinas Bina Marga, Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Selasa.

Di sisi lain, Pramono mengapresiasi kinerja "pasukan kuning". Menurutnya, dedikasi petugas yang bekerja di berbagai kondisi, hujan maupun terik, siang maupun malam, menjadi kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dia juga menyoroti respons cepat "pasukan kuning" dalam menangani kerusakan jalan akibat tingginya curah hujan pada akhir 2025 hingga awal 2026.

Penanganan cepat, meski bersifat sementara, dinilai penting untuk menekan risiko kecelakaan. “Dengan jumlah sekitar 1.500 personel, kinerja yang ditunjukkan sangat baik. Saya memberikan apresiasi dan rasa hormat kepada seluruh Pasukan Kuning,” kata Pramono.

Dalam kesempatan itu, dia pun mengingatkan pentingnya profesionalisme dan kedisiplinan sesuai standar operasional prosedur (SOP), termasuk dalam penggunaan peralatan dan bahan, guna menjamin keselamatan petugas dan masyarakat.

Menutup sambutannya, Pramono mengajak seluruh jajaran memperkuat semangat Jaga Jakarta dan mewujudkan Jakarta bebas lubang melalui sinergi yang solid.

“Pasukan kuning adalah ujung tombak dalam menjaga infrastruktur kota. Saya berharap kinerja ini terus terjaga untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global yang aman, nyaman, dan ramah bagi semua,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Jakarta Model Percontohan Pelayanan Terpadu

59 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.