Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

150 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Tapanuli Tengah

📅 Senin, 03 Agu 2026, 23:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
150 Jiwa Mengungsi Akibat Banjir di Tapanuli Tengah Doc: Antara
Ket. Bencana banjri di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Medan - Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara (Sumut) mencatat sebanyak 150 jiwa mengungsi akibat bencana banjir yang melanda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati mengatakan banjir tersebut diakibatkan meluapnya sungai di dua kecamatan pada Senin pukul 12.00 WIB.

"Berdasarkan laporan, Kecamatan Tukka dan Kecamatan Badiri terlanda banjir. Sebanyak 150 jiwa mengungsi," ujar Sri Wahyuni di Medan, Senin.

Ia mengatakan sebanyak 150 jiwa dari 50 kepala keluarga tersebut melakukan pengungsian di Kelurahan Hutanabolon atau tepatnya di Gereja HKI lama Kecamatan Tukka.

"Banjir melanda empat kelurahan di dua kecamatan. Pusdalops mendata korban luka maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut nihil.," kata dia.

Empat kelurahan yang dilanda banjir yakni Kelurahan Sipange, Kelurahan Hutanbolon, Kelurahan Bona Lumban, dan Kelurahan Lopian.

Sri mengatakan berbagai upaya penanganan atas kejadian bencana tersebut telah dilakukan pemerintah setempat dan sejumlah pemangku kebijakan terkait.

Pemerintah kabupaten setempat bersama pemangku kebijakan terkait, kata dia, melakukan evakuasi masyarakat yang terdampak banjir serta melakukan asesmen dan upaya lainnya.

Selain itu, kata dia, BPBD Sumut juga melakukan koordinasi dalam hal penanganan bencana di lokasi terdampak.

"Kondisi terkini, berdasarkan laporan, banjir di sejumlah lokasi mulai surut," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Daerah
Empat TPU di Kota Semarang...
Daerah
Warga Aceh Besar Menggelar ...
Olahraga
Kalah Telak di Piala AFF: T...

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

Deflasi Juli Jadi Alarm Sekaligus Peluang bagi Stabilitas Ekonomi

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.